JaDI Kalbar: Pilkada Semestinya Mundur

Penyelenggara harus mempertimbangkan secara cermat dan detail aspek kesehatan dan keselamatan semua pihak yaitu pemilih, peserta pemilihan.

TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua KPU Kalbar Umir Umi Rifdiawaty 

"Kita mendukung agar kembali ditunda," kata Ketua DPW PKS Kalbar, Arif Joni Prasetyo.

“Proses pemilu itu panjang. Ada masa pendaftaran. Ada masa kampanye dan lain sebagainya.
Bukan sekedar pencoblosan. Sehingga pelaksanaannya juga harus memperhatikan proses  tahapan sebelumnya," tambah anggota DPRD Provinsi Kalbar ini.

Selain itu, ia pun menyebutkan, dampak dari covid ini, para parpol sulit untuk menjalin hubungan dan komunikasi politik yang lebih intens.

"Sementara kondisi saat ini sangat tidak memungkinkan untuk melakukan tahapan- tahapan sebelumnya. Komunikasi politik antar parpol juga terhambat situasi ini," jelasnya.

Apalagi, kata dia, tentu para peserta pemilu akan kesulitan dalam melakukan kampanye dengan masyarakat.

"Apa lagi nanti ada masa kampanye. Saya rasa sulit dilaksanakan dalan waktu dekat. Oleh karena itu penundaan adalah langkah yang paling bijak," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved