Breaking News:

Lockdown Parsial di Sintang

BREAKING NEWS - 15 KK di Lockdown Parsial di Kecamatan Sungai Tebelian Sintang

Setelah dipetakan, camat memutuskan melakukan lockdown parsial terhadap 15 kepala keluarga (KK) mulai sejak Rabu kemarin, sampai dengan 13 Mei 2020.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pasca diumumkannya dua warga di Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, positif corona, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) langsung melakukan pemetaan wilayah.

Camat Sungai Tebelian, Ramli Andoi mengatakan, konfirmasi 3 dan 4 merupakan satu desa.

Setelah dipetakan, camat memutuskan melakukan lockdown parsial terhadap 15 kepala keluarga (KK) mulai sejak Rabu kemarin, (13/2/2020) hingga 14 hari ke depan.

"Akan dilakukan lockdown parsial terhadap 15 Kepala Keluarga di desa tersebut," kata Ramli, Kamis (14/5/2020).

Bagi 15 kepala keluarga yang terdampak lockdown parsial tersebut, pemerintah akan membantu mencukupi kebutuhan sembako.

Ramli mengungkapkan, kedua orang tua terkonfirmasi positif Covid 19, terhitung tanggal 22 April 2020 sampai hari ini dan 14 hari ke depan tetap melaksanakan isolasi mandiri, tidak dapat memenuhi kewajibannya untuk melanjutkan setoran kepada lembaga keuangan.

Panitia Singkawang Peduli Covid-19 Salurkan Sembako Tahap Dua

"Ada setoran cicilan mobil, mohon solusi dari gugus tugas kabupaten," ungkapnya.

Dua warga Kecamatan Sungai Tebelian yang positif corona merupakan cluster Magetan, Jawa Timur.

Mereka pulang ke Sintang pada pertengahan April lalu.

Sejak hasil rapid test reaktif, keduanya menjalani isolasi di mes yang disiapkan pemerintah.

Setelah hasil swab keluar dinyatakan positif, keduanya dipindahkan ke ruang isolasi mandiri ketat di RSUD Ade M Djoen.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved