Kim Jong Un Pernah Selingkuh dengan Pacar Ayahnya, Hyon Diisukan Dihukum Mati Karena Skandal Panas
Seperti Kim, Hyon juga pernah diisukan tewas akibat eksekusi di muka publik oleh regu tembak karena tuduhan yang tidak jelas terkait konten pornografi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Cerita tentang kehidupan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un selalu menarik untuk diperbincangkan.
Salah satunya soal para wanita di sekitarnya.
Jika Indonesia punya Presiden Soekarno yang dikelilingi banyak wanita semasa hidupnya, maka Korea Utara punya Kim Jong Un.
Belakangan, Kim Jong Un masih dalam terkaan banyak pihak, apakah dia masih hidup ataukah sudah mati seperti rumor kebanyakan?
Namun, yang pasti, Kim Jong Un yang dijuluki The Rocket Man itu memiliki tiga wanita tangguh yang berada dalam lingkar kekuasaannya.
Dilansir New York Post, dalam beberapa pekan terakhir, adik Kim Jong Un yang punya posisi kuat, Kim Yo Jong menjadi pusat perhatian media.
• KABAR Tak Mengenakan Dari Penyanyi Top Kelly Clarkson, Kenyataan Pahit Dialami Anaknya
Banyak yang mengatakan kalau sosok Yo Jong mampu menggantikan Kim Jong Un apabila pemimpin besar itu meninggal dunia atau pun mengalami sakit parah.
Selain itu, juga ada sosok Ri Sol Ju, istri Kim yang dulunya adalah mantan penyanyi dan pemandu sorak.
Pernikahan Kim Jong Un dan Ri Sol Ju diatur, seperti kebiasaan di Korea Utara.
Mereka punya dua atau mungkin tiga anak dari hasil pernikahan mereka.
Sementara itu, seorang mantan analis CIA, Jung H Pak dalam buku barunya mengklaim bahwa Kim Jong Un melihat dirinya sebagai sosok orang Korea yang gagah layaknya Presiden John F Kennedy dan istrinya yang modis.
Istri Kim Jong Un, Ri Sol Ju juga dianggap mampu bertindak layaknya Ibu Negara Amerika Serikat, Jackie Kennedy yang ikonik.
• Nagita Slavina Panik Menduga Rafathar Terkena Kista Lidah, Ternyata Ini Hasil Pemeriksaan Dokter
• Ruben Onsu Alami Masalah Besar, Suami Sarwendah Akui Ujian Paling Terdasyat Dalam Hidupnya
“Saya tidak berpikir istri Kim memiliki ambisi menjadi pemain politik yang nyata tetapi dia dihormati kalangan elit,” analis Korea Utara Bruce Bechtol, mantan anggota Badan Intelijen Pertahanan, mengatakan kepada the Post.