BOLEHKAH Masker Bedah Dicuci dan Dipakai Kembali Demi Cegah Virus Corona? , Lihat Rokemendasi WHO

Masker bedah mencegah penyebaran kuman dari penggunanya sendiri dan biasa digunakan oleh ahli bedah untuk menjaga kuman dari mereka menulari pasien

NET
BOLEHKAH Masker Bedah Dicuci dan Dipakai Kembali Demi Cegah Virus Corona? , Lihat Rokemendasi WHO / ILUSTRASI 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Penggunaan masker di tengah masa pandemi Covid-19 menjadi satu di antara hal yang sangat dianjurkan. 

Dengan mengenakan masker, diharapakan penyebaran virus Corona jenis baru Coronavirus SARS-CoV-2 bisa ditekan. 

Sudah banyak masyarakat umum yang sehat, memiliki kesadaran mengenakan masker wajah berbahan kain.

Namun, masih ada sebagian masyarakat yang menggunakan masker bedah.

Karena merasa sayang untuk dibuang, sejumlah orang memilih untuk mencuci masker bedah yang sudah dikenakannya untuk digunakan kembali. 

MODEL Rambut Virus Corona Ini Lagi Viral, Gaya Rambut Baru dengan Harga Dibawah Rp 8 Ribu

Nah, apakah masker bedah sebetulnya bisa dicuci dan digunakan kembali?

Masker bedah mencegah penyebaran kuman dari penggunanya sendiri dan biasa digunakan oleh ahli bedah untuk menjaga kuman dari diri mereka menulari pasien.

Masker bedah juga dapat digunakan oleh pasien yang sakit untuk meminimalkan penyebaran penyakit dari partikel kecil yang menyebar lewat tetesan (droplet) dari bersin atau batuk.

Sementara masker N95 mampu menyaring 95 persen partikel di udara untuk meminimalkan paparan terhadap penyakit menular.

FBI Tuduh China Berusaha Curi Penelitian Vaksin Virus Corona, Amerika Serikat Beri Peringatan

Masker N95 kebanyakan digunakan oleh para pekerja kesehatan yang merawat orang-orang sakit dan untuk mencegah dirinya tertular.

Halaman
12
Editor: Ishak
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved