Virus Corona Masuk Pontianak

Warga Pontianak Harus Jalani Rapid Test Saat Periksa Kesehatan di Rumah Sakit dan Puskesmas

Seperti diketahui, jumlah kasus positif corona di Kalbar mencapai 120 orang.

Shutterstock
Ilustrasi alat tes virus corona Covid-19 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Warga Pontianak harus menjalani rapid test jika ingin memeriksa kesehatan di rumah sakit ataupun puskesmas.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi bertambahnya jumlah tenaga medis yang terinfeksi virus corona Covid-19.

Wali Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, rapid test dilakukan sebelum pasien mendapat tindakan medis di rumah sakit dan puskesmas.

BREAKING NEWS-PDP 04 yang Meninggal di Sintang Dipastikan Negatif Corona,Ini Penjelasan Bupati Jarot

Menurut Edi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (10/5/2020), terdapat 24 tenaga medis di Kalbar positif Covid-19.

Dari 24 orang,11 di antaranya dokter dan 13 perawat.

Menurut dia, jika banyak tenaga medis terinfeksi, maka pelayanan kesehatan masyarakat akan terganggu.

"Akan tetapi untuk meminimalisir, pasien mesti jujur saat menceritakan segala keluhan sakitnya kepada tenaga medis, termasuk riwayat perjalanan mereka," ucap Edi.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Barat Harisson menduga, penyebab tenaga medis terinfeksi virus corona atau Covid-19 karena tidak lengkapnya keterangan dari pasien saat konsultasi kesehatan.

Karena jumlah tenaga kesehatan yang terjangkit virus corona terus bertambah, Dinas Kesehatan Kalimantan Barat meminta dokter tidak berkonsultasi tatap muka dengan pasien.

Dokter diminta menggunakan sistem online yang sudah diatur Kementerian Kesehatan.

“Ini untuk pencegahan terjadinya penularan silang Covid-19,” ucap Harisson.

Seperti diketahui, jumlah kasus positif corona di Kalbar mencapai 120 orang.

Kota Pontianak adalah daerah dengan jumlah kasus tertinggi, 68.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Warga Pontianak yang Periksa Kesehatan di RS Wajib Rapid Test"
Penulis : Kontributor Pontianak, Hendra Cipta
Editor : Dony Aprian

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved