Bupati Mempawah Minta Tim Gugus Tugas Rapid Test Secara Acak 2700 Pekerja PT WIKA

Bupati Erlina juga meminta kepada Tim Gugus Tugas agar melakukan rapid test secara acak terhadap 2.700 pekerja PT WIKA

Penulis: Try Juliansyah | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/YA' M NURUL ASHORY
Bupati Mempawah Hj Erlina 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Terkait adanya karyawan PT WIKA yang dinyatakan Positif Covid-19, Bupati Mempawah, Erlina mengatakan sebanyak 26 pekerja PT WIKA akan menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau swab.

Hal ini perlu dilakukan mengingat 26 pekerja PT WIKA ini dianggap kontak langsung dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial P, meskipun hasil rapid test mereka beberapa waktu lalu menunjukan hasil non reaktif pada ke 26 karyawan tersebut.

"Tanggal 9 Mei 2020 nanti kita ambil sampel swab untuk 26 pekerja di PT WIKA itu," ujar Bupati, Selasa (5/5/2020).

Bupati Erlina juga meminta kepada Tim Gugus Tugas agar melakukan rapid test secara acak terhadap 2.700 pekerja PT WIKA dan masyarakat setempat yang pernah kontak langsung dengan PR. Langkah ini penting untuk dilakukan, agar memastikan pekerja dan masyarakat setempat lainnya tidak terjangkit Covid-19.

"Jadi, pekerja yang tinggal ngontrak di luar kawasan PT WIKA akan didatangi tim gugus tugas untuk dilakukan rapid test secara acak.

Kita tidak ingin wabah ini meyebar luas di Kabupaten Mempawah," ungkapnya.

Cegah Covid-19, PT ICA Salurkan Bantuan APD untuk Lima Puskesmas

Bupati juga menekankan agar PT WIKA untuk intens melakukan pengawasan terhadap seluruh pekerjanya yang keluar masuk.

"Kita sarankan PT WIKA agar setiap pekerjanya dibikin sebuah pernyataan agar tidak keluyuran kemana-mana, apalagi sampai keluyuran ke zona merah covid-19. Jadi, setelah kerja langsung pulang dan besoknya masuk lagi kerja dan seterusnya seperti itu," katanya.

Terkait 26 pekerja PT WIKA tersebut, Bupati Erlina memastikan mereka semua untuk sementara waktunya dinonaktifkan dari segala aktivitas kerjanya.

"Aktivitas 26 pekerja itu sudah dinonaktifkan sementara waktu, karena mereka semua sedang menjalani masa isolasi secara ketat di kawasan PT WIKA tepatnya di pinggir laut," tuturnya.

Terkait operasional PT WIKA Bupati mengaku telah melaksanakan rapat bersama Tim Gugus Tugas dan Muspida.

Dimana pemerintah daerah tetap mengizinkan PT WIKA melaksanakan aktivitas pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing di Kecamatan Sungai Kunyit.

"Kami sudah melakukan rapat untuk menentukan sikap terkait aktivitas dan operasional PT WIKA pasca ditemukannya satu kasus positif Covid-19 karyawannya berinisial P yang saat ini sudah menjalani perawatan isolasi di RSUD dr Rubini Mempawah.

Kabupaten Mempawah memutuskan aktivitas PT WIKA tetap beraktivitas dengan normal seperti biasanya.

Keputusan ini dengan mempertimbangkan berbagai aspek dan kepentingan masyarakat luas," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved