Pendopo Makam Raja di Mengkiang Ambruk Tertimpa Pohon, Ini Langkah Dikbud Sanggau

Makam Raja-Raja di Mengkiang merupakan satu di antara Benda Cagar Budaya Kabupaten Sanggau yang mempunyai nilai penting Dalam sejarah Kota Sanggau.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
Dokumentasi Warga Mengkiang Anjas.
Kondisi atap bangunan pendopo makam Raja yang berada di Dusun Mengkiang, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu (2/5/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU -Angin kencang disertai hujan deras yang terjadi di wilayah Sanggau mengakibatkan pohon tumbang dan menimpa atap bangunan pendopo makam Raja yang berada di Dusun Mengkiang, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu (2/5/2020) sore.

Satu diantara warga Mengkiang, Anjas menyampaikan bahwa kejadian itu terjadi pada Sabtu (2/5/2020). Saat itu terjadi hujan dan angin yang cukup kencang. 

"Rumah makam raja di Mengkiang tertimpa kayu. Angin lumayan kencang,"kata Anjas, Senin (4/5/2020).

Tertimpa Pohon Besar Berusia Ratusam Tahun, Kondisi Sri Hartini Memprihatinkan

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sanggau David Dino Wijaya menyampaikan bahwa Kawasan Makam Raja-Raja di Mengkiang merupakan  satu di antara Benda Cagar Budaya Kabupaten Sanggau yang mempunyai nilai penting Dalam sejarah Kota Sanggau.

"Dengan adanya kejadian musibah karena faktor alam perlu dilakukan upaya penangan sesegera mungkin supaya kerusakan tidak semakin jauh/menyebar ke bangunan utama yang berupa makan," katanya, Senin (4/5/2020).

Kondisi atap bangunan pendopo makam Raja yang berada di Dusun Mengkiang, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu (2/5/2020)
Kondisi atap bangunan pendopo makam Raja yang berada di Dusun Mengkiang, Desa Mengkiang, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Sabtu (2/5/2020) 

Lanjutnya, Berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2010, Pemda wajib melaksanakan pelestarian, perlindungan dan pengamanan.

Dan dalam kondisi ini juga, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau memerintahkan untuk langsung melakukan survey lapangan untuk menilai kerusakan dengan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Keraton Surya Negara dan Aparat desa Stempat.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved