Alasan Khabib Nurmagomedov Tak Mau Tarung Ulang Lawan McGregor

Petarung berjulukan The Eagle itu kembali mengungkap pertarungan saat menjalani laga panas pada Oktober 2018.

Twitter.com/arabnews
Petarung UFC, Khabib Nurmagomedov. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Petarung UFC asal Rusia, Khabib Nurmagomedov, menyampaikan alasan mengapa dirinya enggan melakoni tarung ulang melawan Conor McGregor.

Khabib Nurmagomedov mengatakan, ada satu hal yang membuat Conor McGregor tak layak menjalani laga ulang melawannya.

Petarung berjulukan The Eagle itu kembali mengungkap kenangannya saat menjalani laga panas pada Oktober 2018.

Nurmagomedov mengungkapkan betapa takutnya McGregor saat saat ia piting hingga merengek agar dibebaskan.

Daftar 10 Daerah di Indonesia dengan Kasus Positif Virus Corona Covid-19 Tertinggi

"Saya terus memukul dan mencekiknya hingga dia (McGregor) melakukan tap out," kata Khabib Nurmagomedov, dilansir BolaSport.com dari Sportbible.

"Itu menandakan bahwa dia tidak ingin berada di sana, dia mengatakan biarkan saya pergi, dan semacamnya. Itulah yang dia katakan," sambungnya.

McGregor sendiri terus menantang Nurmagmomedov agar keduanya kembali bertarung.

Di sisi lain, Khabib Nurmagomedov bergeming dan tetap cuek dengan komentar-komentar yang selalu dilayangkan McGregor kepadanya.

Bagi Nurmagomedov, rengekan Conor McGregor dalam duel UFC 229 itu telah membuktikan bahwa dia bukan lawan yang sepadan baginya.

"Sejujurnya, saya rasa dia tidak ingin melakukan pertarungan itu, kenapa begitu? Saya telah menghabisinya selama empat ronde," kata Nurmagomedov mengakhiri.

Laga UFC 229 tersebut harus berakhir ricuh setelah kedua belah pihak tidak kuasa lagi menahan tensi tinggi yang telah membara. Kedua petarung tersebut harus menerima hukuman larangan pertandingan dan denda dari pihak Komite Atletik Negara Bagian Nevada (NSAC). (Agung Kurniawan)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Khabib Nurmagomedov Enggan Rematch Lawan Conor McGregor",
Penulis : Alsadad Rudi
Editor : Firzie A. Idris

Editor: Nasaruddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved