Mengenal Sosok Reni Dwi Widyastuti, Pembantu Rektor 2 Universitas Panca Bhakti Pontianak

Mengajar bagi Reni Dwi Widyastuti tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memahami karakter manusia.

IST
Reni Dwi Widyastuti 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mengajar bagi Reni Dwi Widyastuti tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga memahami karakter manusia.

Reni harus mengikuti perkembangan teknologi dan informasi agar dapat mengimbangi pola pikir mahasiswa, khususnya pada masa tahun 2.000-an yang lebih modern dibandingkan tahun 1990-an. Hal ini menjadikannya harus belajar hal baru terus-menerus.

Reni Dwi Widyastuti merupakan dosen Fakultas Ekonomi (FE) UPB yang dipercaya memegang jabatan Pembantu Rektor 2 di Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak di Jalan Komodor Yos Sudarso nomor 1, Kelurahan Sungai Beliung, Kecamatan Pontianak Barat, Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).

Dosen kelahiran Probolinggo 17 Agustus 1965 yang bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia merupakan lulusan dari Sekolah Dasar (SD) Negeri Gajah Mada Probolinggo dan melanjutkan pendidikannya di SMPN 1 Probolinggo serta SMAN 1 Probolinggo.

Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Reni melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Yayasan Keluarga Pahlawan Nasional (YKPN) dan meraih gelar Sarjana S1.

Setubuhi Adik Kandung Lebih dari 10 Kali, Pemuda di Bengkayang Diamankan Polsek Ledo

Ia kemudian melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Universitas Diponegoro (Undip) dan meraih gelar Magister S2.

Awal perjalanan Reni menjadi seorang dosen ketika mengikuti sang suami yang bekerja ke Kalbar dan memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya dari sebuah perusahaan di Jawa. Ia juga sempat diterima bekerja pada beberapa tempat.

Namun mengingat kondisinya yang sedang hamil, Reni memutuskan untuk menjadi pengajar sebagai pekerjaan pemula yang bisa dilakukan ketika sedang hamil.

Reni juga sempatmengajar di beberapa perguruan tinggi.

Kemudian pada 1992 ia diterima sebagai satu di antara staf pengajar di UPB tepatnya pada bulan September sebagai dosen Fakultas Ekonomi (FE) Jurusan Akuntansi.

Menjadi Pembantu Rektor UPB bidang Keuangan, SDM, dan Umum dengan masa jabatan 2018- 2022 merupakan satu di antara jenjang jabatan yang dipercaya UPB kepada wanita penyuka rujak dan teh hangat ini.

Reni juga pernah dipercaya sebagai Dosen tetap FE UPB hingga saat ini, Pembantu Dekan FE UPB, Ketua Jurusan Akuntansi FE UPB, dan Dekan FE UPB.

Gelapkan Sepeda Motor, Seorang Pemuda Ditangkap Polsek Sanggau Ledo di Landak

Menjadi seorang pengajar selama 28 tahun tentu memiliki banyak suka dan duka yang tidak bisa dihindari.

Hal ini diungkapkan oleh Reni yang mengatakan bahwa banyak perubahan yang terjadi selama ia menjadi dosen terutama dari sikap dan kepribadian mahasiswa yang berubah seiring perubahan zaman.

Tetapi tentunya terdapat duka yang dirasakan ketika menjadi pengajar terutama ketika mahasiswa tidak perduli terhadap pembelajaran dan acuh ketika diberi motivasi oleh pengajar.

Meski demikian menjadi dosen merupakan hal yang menyenangkan bagi Reni karena bisa membantu generasi muda untuk mendapatkan ilmu yang nantinya bisa diterapkan demi perubahan Indonesia yang lebih baik.

Reni juga berharap UPB bisa terus meningkat kualitas sarana dan prasarana pendidikan yang dapat menunjang pembelajaran mahasiswa kedepannya sehingga kualitas SDM yang dihasilkanpun menjadi lebih baik karena mahasiswa merupakan agen perubahan masyarakat terutama di Kalbar. Serta dapat membangun sinergi dengan semua unsur masyarakat demi kemajuan Kalbar.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved