Pengamat Nilai Romahurmuziy Mesti Kembalikan Kepercayaan Masyarakat Jika Ingin Gabung ke Parpol

Muhammad Romahurmuziy, M.T panggilan akrabnya Romy adalah sosok sesorang politikus karena telah mejabat antara lain sebagai Sekretaris Fraksi PPP.

TRIBUNPONTIANAK/RIDHO PANJI PRADANA
Pengamat Politik Untan, Dr. Elyta, M.Si 

News Analysis
Pengamat Politik Untan
Dr. Elyta, M.Si

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu di antara Pengamat Politik Untan, Dr. Elyta, M.Si menilai jika Romahurmuziy atau Romi mesti dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat sebelum akhirnya bergabung ke parpol.

Berikut penuturannya.

Ir. H. Muhammad Romahurmuziy, M.T panggilan akrabnya Romy adalah sosok sesorang politikus karena telah mejabat antara lain sebagai Sekretaris Fraksi PPP.

Lebih 90 Vaksin Covid-19 Sedang Diteliti di Seluruh Dunia, Ada Yang Sudah Diuji Coba dan Hasilnya?

Ia juga Ketua Komisi IV, Anggota Badan Anggaran DPR, Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Anggota Komisi III DPR RI, Anggota Komisi XI DPR RI dan pada akhirnya sebagai Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun pada saat Pak Romy menjadi Ketua Umum DPP PPP tepatnya pada tanggal 15 Maret 2019, Pak Romy telah ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Surabaya sehingga pak Romy dinyatakan sebagai tersangka berkenaan dengan kasus dugaan korupsi berupa suap seleksi jabatan di Instansi Kementerian Agama yang pada akhirnya pada tanggal 20 Januari 2020 Pengadilan Tipikor Jakarta telah menjatuhkan hukuman kepada Pak Romy.

Lebih lanjut pada tanggal 29 April 2020 Pak Romy telah bebas dari penjara, apabila bicara tentang kiprah politik Pak Romy setelah bebas dari penjara.

Menurut saya tidak menjadi masalah jika Pak Romy ingin aktif kembali ke politik khususnya aktif sebagai pengurus PPP karena beliau tidak dicabut hak politiknya.

Pak Romy masih mempunyai hak politik sebagai warga negara, hal ini berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28C (2) yaitu : Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya.

Lebih lanjut beliau juga sudah menebus kesalahannya sesuai aturan yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved