Singkawang Tangkal Covid 19

BPKS se-Kota Singkawang Akhiri Program Penyemprotan Cairan Disinfektan Cegah Penyebaran Covid-19

Kegiatan serentak dalam rangka penutupan program penyemprotan cairan disinfektan satu bulan yang dikelola dan dikerjakan secara swadaya

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) se-Kota Singkawang menggelar kegiatan serentak dalam rangka penutupan program penyemprotan cairan disinfektan satu bulan yang dikelola dan dikerjakan secara swadaya dilakukan di Stadion Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (26/4/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) se-Kota Singkawang telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan selama satu bulan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Singkawang Kalimantan Barat.

Penyemprotan dimulai pada 27 Maret 2020 dan berkahir pada 26 April 2020 dengan melakukan konvoi dimulai dari Stadion Kridasana, Jalan Pelita, Jalan Gusti Lelanang, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Komyos Soedarso, Jalan Alianyang, berakhir di Bundaran 1001 AI dan masing-masing BPKS pergi ke rute penyemprotan terakhir di lima kecamatan.

Kegiatan serentak dalam rangka penutupan program penyemprotan cairan disinfektan satu bulan yang dikelola dan dikerjakan secara swadaya dilakukan di Stadion Kridasana, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Minggu (26/4/2020).

8 BPKS yang terlibat di antaranya BPKS Bhakti Suci, BPKS Tua Pekong, BPKS Widya Bhakti, BPKS Dwi Tunggal, BPKS Pasar Turi, BPKS Siaga, BPKS Mandiri dan BPKS Kulor.

"Kami swadaya, jadi tergabung 8 BPKS," kata Pengurus Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta (APKS) Kota Singkawang, Tjhai Nyit Khim.

Jangan Sepelekan Covid-19, Ini Ajakan Pesulap Asal Singkawang Jusin Clasic

Malika sapaan akrabnya mengucap syukur karena selama satu bulan ini BPKS Kota Singkawang bisa melaksanakan kegiatan dengan lancar di lapangan.

Banyak suka duka yang dialami petugas dan relawan selama melakukan penyemprotan. Satu di antaranya berita hoaks yang menimpa anggota BPKS yang meninggal dunia.

Anggota tersebut diberitakan secara hoaks dimana almarhum meninggal karena tertular Covid-19.

Untuk membersihkan nama BPKS Kota Singkawang, pihaknya sudah membuat laporan ke kantor polisi dan bahkan proses penyidikan sudah dimulai dan sedang berlanjut.

"Itu cerita suka duka kami," ceritanya.

Malika mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kota Singkawang karena sebagian besar memberikan respon yang sangat baik kepada petugas BPKS Kota Singkawang.

Ucapan terimakasih juga diberikan kepada anggota relawan yang turut berpartisipasi membantu penyemprotan cairan disinfektan

"Terimakasih kepada relawan yang setia menemani hingga program selesai," ucap Malika yang juga Ketua Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Dwi Tunggal Kota Singkawang. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved