Ramadhan 2020
CARA Sholat Tarawih dan Witir Sendiri atau Berjamaah di Rumah, 12 Surah Pendek Lengkap Lafal Latin
Shalat Tarawih adalah salat sunnah yang dilakukan khusus selama bulan Ramadhan dan hukumnya sunnah muakkad.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Shalat Tarawih adalah salat sunnah yang dilakukan khusus selama bulan Ramadhan dan hukumnya sunnah muakkad.
waktu pelaksanaan Shalat Tarawih biasanya selepas shalat isya.
Berikut 12 surat pendek dan lafal latinnya yang mudah dihafal untuk bacaan Shalat Tarawih.
Di tengah masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ), umat Islam diimbau menggelar seluruh ibadah bulan Ramadan, termasuk Shalat Tarawih di rumah.
Tata cara mengerjakan Shalat Tarawih di rumah sama seperti salat Tarawih berjamaah di masjid.
Saat Shalat Tarawih, biasanya kita membaca surat-surat pendek yang ada di Al-Qur'an selepas membaca Surat Al-Fatihah.
Oleh karenanya, Tribunnews.com telah merangkum 12 surat pendek yang jumlahnya kurang dari 10 ayat dan mudah dihapal lengkap dengan lafal latinnya:
1. Surat An-Nas
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ
qul a' żu birabbin-nās
Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
مَلِكِ النَّاسِ
malikin-nās
Raja manusia,
اِل هِ النَّاسِ
ilāhin-nās
sembahan manusia,
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِۖ
min syarril-waswāsil-khannās
dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِ
allażī yuwaswisu fī ud rin-nās
yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
minal-jinnati wan-nās
dari (golongan) jin dan manusia.”
2. Surat Al Falaq
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
qul a' żu birabbil-falaq
Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
min syarri mā khalaq
dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَ
wa min syarri gāsiqin iżā waqab
dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
وَمِنْ شَرِّ النَّفّ ث تِ فِى الْعُقَدِ
wa min syarrin-naffā āti fil-'uqad
dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ
wa min syarri āsidin iżā asad
dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”
3. Surat Al Ikhlas
قُلْ هُوَ اللّ هُ اَحَدٌ
qul huwallāhu a ad
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
اَللّ هُ الصَّمَدُ
allāhu - amad
Allah tempat meminta segala sesuatu.
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ
lam yalid wa lam y lad
(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.
وَلَمْ يَكُنْ لَّه كُفُوًا اَحَدٌ
wa lam yakul lah kufuwan a ad
Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”
4. Surat Al Lahab
تَبَّتْ يَدَا اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّ
tabbat yadā abī lahabiw wa tabb
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!
مَا اَغْن ى عَنْهُ مَالُه وَمَا كَسَبَ
mā agnā 'an-hu māluh wa mā kasab
Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.
سَيَصْل ى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ
saya lā nāran żāta lahab
Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).
وَّامْرَاَتُه حَمَّالَةَ الْحَطَبِ
wamra`atuh, ammālatal- a ab
Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).
فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ
fī jīdihā ablum mim masad
Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.
5. Surat An Nasr
اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّ هِ وَالْفَتْحُ
iżā jā`a na rullāhi wal-fat-
Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,
وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّ هِ اَفْوَاجًا
wa ra`aitan-nāsa yadkhul na fī dīnillāhi afwājā
dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ اِنَّه كَانَ تَوَّابًا
fa sabbi bi amdi rabbika wastagfir-h, innah kāna tawwābā
maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.
6. Surat Al Kafirun
قُلْ ي اَيُّهَا الْك فِرُوْنَ
qul yā ayyuhal-kāfir n
Katakanlah (Muhammad), “Wahai orang-orang kafir!
لَا اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَ
lā a'budu mā ta'bud n
aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا اَنْتُمْ ع بِدُوْنَ مَا اَعْبُدُ
wa lā antum 'ābid na mā a'bud
dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,
وَلَا اَنَا عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْ
wa lā ana 'ābidum mā 'abattum
dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,
وَلَا اَنْتُمْ ع بِدُوْنَ مَا اَعْبُدُ
wa lā antum 'ābid na mā a'bud
dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.
لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ
lakum dīnukum wa liya dīn
Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.”
7. Surat Al Kautsar
اِنَّا اَعْطَيْن كَ الْكَوْثَرَ
innā a' ainākal-kau ar
Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
fa alli lirabbika wan- ar
Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ
inna syāni`aka huwal-abtar
Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).
8. Surat Al Ma'un
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِ
a ra`aitallażī yukażżibu bid-dīn
Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?
فَذ لِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَ
fa żālikallażī yadu''ul-yatīm
Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,
وَلَا يَحُضُّ عَل ى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِ
wa lā ya u u 'alā a'āmil-miskīn
dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَ
fa wailul lil-mu allīn
Maka celakalah orang yang salat,
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَ
allażīna hum 'an alātihim sāh n
(yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَ
allażīna hum yurā` n
yang berbuat ria,
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ
wa yamna' nal-mā' n
dan enggan (memberikan) bantuan.
9. Surat Quraisy
لِاِيْل فِ قُرَيْشٍ
li`īlāfi quraīsy
Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,
ا ل فِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِ
īlāfihim ri latasy-syitā`i wa - aīf
(yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.
فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ ه ذَا الْبَيْتِ
falya'bud rabba hāżal-baīt
Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka‘bah),
الَّذِيْ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ وَّا مَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ
allażī a 'amahum min j 'iw wa āmanahum min kha f
yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.
10. Surat Al Fil
اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْح بِ الْفِيْلِ
a lam tara kaifa fa'ala rabbuka bi`a - ābil-fīl
Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?
اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍ
a lam yaj'al kaidahum fī ta līl
Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?
وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَ
wa arsala 'alaihim airan abābīl
dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍ
tarmīhim bi ijāratim min sijjīl
yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ
fa ja'alahum ka'a fim ma`k l
sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).
11. Surat Al Humazah
وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ
wailul likulli humazatil lumazah
Celakalah bagi setiap pengumpat dan pencela,
الَّذِيْ جَمَعَ مَالًا وَّعَدَّدَه
allażī jama'a mālaw wa 'addadah
yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya,
يَحْسَبُ اَنَّ مَالَه اَخْلَدَه
ya sabu anna mālahū akhladah
dia (manusia) mengira bahwa hartanya itu dapat mengekalkannya.
كَلَّا لَيُنْ بَذَنَّ فِى الْحُطَمَةِۖ
kallā layumbażanna fil- u amah
Sekali-kali tidak! Pasti dia akan dilemparkan ke dalam (neraka) Hutamah.
وَمَا اَدْر ىكَ مَا الْحُطَمَةُ
wa mā adrāka mal- u amah
Dan tahukah kamu apakah (neraka) Hutamah itu?
نَارُ اللّ هِ الْمُوْقَدَةُ
nārullāhil-m qadah
(Yaitu) api (azab) Allah yang dinyalakan,
الَّتِيْ تَطَّلِعُ عَلَى الْاَفْـ ِدَةِ
allatī ta ali'u 'alal-af`idah
yang (membakar) sampai ke hati.
اِنَّهَا عَلَيْهِمْ مُّؤْصَدَةٌ
innahā 'alaihim mu` adah
Sungguh, api itu ditutup rapat atas (diri) mereka,
فِيْ عَمَدٍ مُّمَدَّدَةٍ
fī 'amadim mumaddadah
(sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.
12. Surat Al 'Asr
وَالْعَصْرِ
wal-'a r
Demi masa,
اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍ
innal-insāna lafī khusr
sungguh, manusia berada dalam kerugian,
اِلَّا الَّذِيْنَ ا مَنُوْا وَعَمِلُوا الصّ لِح تِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ
illallażīna āman wa 'amilu - āli āti wa tawā au bil- aqqi wa tawā au bi - abr
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran.
Niat Shalat Tarawih dan Salat Witir
Dikutip dari zakat.or.id, berikut bacaan niat salat tarawih di rumah, baik sendirian maupun berjemaah:
1. niat salat tarawih Berjemaah – 2 rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatat taraawiihi rak’ataini mustaqbilal qiblati ma’muman lillahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah Ta’ala."
2. Niat Shalat Tarawih Sendiri (Munfarid) – 2 rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى
Usholli sunnatattarowihi rok’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’ala
Artinya: “Aku niat Salat Tarawih dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”
3. Niat Salat Tarawih sebagai Imam – 2 rakaat
اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Ushollii sunnatat-taraawiihi rok’ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya niat salat sunnah tarawih dua rakaat menghadap kiblat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”
4. Niat Salat Witir – 1 rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِرَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًاِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri rok ‘atan mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman / imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya niat salat witir satu rakaat menghadap qiblat menjadi makmum karena Allah ta’alaa.”
5. Niat Salat Witir – 3 rakaat
اُصَلِّى سُنًّةَ الْوِتْرِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Ushallii sunnatal witri tsalaasa roka’aatin mustaqbilal qiblati adaa’an (ma’muman/imaman) lillaahi ta’alaa
Artinya: “Saya berniat shalat witir tiga rakaat menghadap kiblat menjadi (ma’muman/imaman) karena Allah ta’alaa."