HATI-hati, Buah Pala Bisa Sebabkan Bayi Cacat, Mabuk Hingga Beracun

Namun kamu mungkin sempat mendengar kalau pala bisa jadi berbahaya bagi tubuh manusia.

Shutterstock/Swapan Photography
HATI-hati, Buah Pala Bisa Sebabkan Bayi Cacat, Mabuk Hingga Beracun 

Berdasarkan riset yang dilakukan oleh International Programme on Chemical Safety, gejala keracunan pala mirip dengan keracunan antikolinergik.

Gejala tersebut seperti berkeringat secara berlebihan, wajah merah, mengigau, tenggorokan kering, dan masih banyak lagi.

Ada juga dampak yang mengganggu pikiran seperti halusinasi, kebingungan, dan keinginan untuk mati.

Riset tersebut juga menjabarkan soal berapa banyak pala yang dianggap beracun yaitu sekitar 1-3 pala (5-15 gram) atau sekitar 1-3 sendok teh.

Dampak dari keracunan pala ini biasanya akan hilang dalam waktu 24 jam.

Namun dalam kasus psikosis, dampaknya bisa terus berlangsung hingga enam bulan lamanya.

Dalam laporan itu juga disebutkan bahwa hanya terdapat satu kematian yang diketahui yang diakibatkan oleh terlalu banyak mengonsumsi pala dan itu terjadi pada anak laki-laki berusia delapan tahun.

Dalam artikel di New York Times berjudul ‘A Warning of Nutmeg’, bahwa orang-orang yang menggunakan pala sebagai narkoba biasanya mengonsumsi dua sendok makan sebelum menunjukkan tanda-tanda keracunan.

Sebelumnya, dilansir dari Daily Dot seorang remaja menggunakan pala untuk mabuk dan mengunggahnya ke media sosial TikTok dengan nama #NutmegChallenge.

Para pengguna TikTok mengunggah video diri mereka sendiri sedang minum minuman campuran pala dengan air dalam jumlah besar.

Lalu mereka merekam hasilnya. Mereka mengklaim bahwa campuran tersebut akan memberikan efek seperti LSD (jenis narkoba) dan jamur psikedelik. LSD maupun jamur psikedelik memberikan efek halusinasi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Viral Video #NutmegChallenge, Apakah Pala adalah Rempah Beracun?", https://travel.kompas.com/read/2020/04/19/220200227/viral-video-nutmegchallenge-apakah-pala-adalah-rempah-beracun-?

Editor: Mirna Tribun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved