Breaking News:

Polres Ketapang Ringkus "Pencuri Kambuhan" Maling Handphone Saat Pemilik Sholat Subuh

Pelaku diamankan di pelabuhan Bumi Raya Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA/Polres Ketapang
Pelaku pencurian handphone di Desa Sukamaju Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Imam alias Dani (25) saat diperiksa penyidik di Mapolres Ketapang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Seorang pelaku pencurian handphone di Desa Sukamaju Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Dani (25) berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Muara Pawan bersama Tim Buser Polres Ketapang, Rabu (12/04/2020) sekitar pukul 04.30 Wib.

Pelaku diamankan di pelabuhan Bumi Raya Desa Sukabangun Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP RS Handoyo melalui Kapolsek Muara Pawan Ipda Bagus Tri Baskoro ketika dikonfirmasi menjelaskan, pelaku melakukan aksinya dengan cara memasuki rumah korban yang sedang salat subuh di masjid Miftahul Jannah, Desa Sukamaju yang jaraknya tidak jauh dari rumah korban.

"Pelaku yang merupakan pencuri kambuhan ini masuk ke rumah korban dan mengambil sebuah handphone Vivo Z1 Pro warna hitam yang diletakkan di atas kasur," kata Ipda Bagus Minggu (19/04).

Polsek Pontianak Timur Ringkus Maling Handphone di Pondok Pesantren

Ipda Bagus menceritakan, korban sepulang dari salat subuh melihat handphone yang diletakkannya di atas kasur sudah tidak ada lalu.

Kemudian korban mencoba menelpon nomor handphone tersebut namun sudah tidak aktif lagi.

"Korban mengalami kerugian sejumlah Rp 3 juta dan karenanya melaporkan kejadian itu ke Polsek Muara Pawan," lanjutnya.

Lebih lanjut, pelaku diamankan setelah unit Reskrim Polsek Muara Pawan berkoordinasi dengan Tim Buser Polres Ketapang.

"Unit Reskrim kami bersama Tim Buser Polres Ketapang langsung memburu pelaku hingga akhirnya bisa ditangkap bersama dengan barang bukti," ujarnya.

Saat ini pelaku sendiri ditahan di Polres Ketapang.

Pelaku dikenakan pasal 363 KUHP terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved