Virus Corona Masuk Kalbar

Acak Rapid Tes Ratusan Orang, Kadiskes Harap Belum Terlambat Antisipasi Covid-19

Sidiq Handanu berharap, dengan mengetahui gambaran penyebaran Covid 19 pihaknya dapat membuat pola penanggulangan.

Tayang:
Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Petugas dinas kesehatan yang mengenakan APD Lengkap saat melakukan tes Rapid ke warga yang terjaring Razia,Senin (14/4/2020) malam. 

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mencegah peredaran Covid-19, Petugas gabungan menggelar razia dengan menyasar lokasi warga yang berkumpul.

Pada razia ini, selain membubarkan warga yang berkumpul, petugas juga langsung melakukan Rapid Tes terhadap warga yang ada di lokasi.

Kepala Dinas Kesehatan Pontianak, Sidiq Handanu Widoyono menyampaikan kegiatan Rapid Tes ini merupakan Survei cepat, pihaknya akan mengambil sampel Rapid Tes sebanyak 100 sampai 200 orang secara acak guna mengetahui gambaran penyebaran Covid 19 di Kota Pontianak.

Hampir Semua Tenaga Medis Terlibat Tangani PDP Covid-19, RSUD Abdul Aziz Beri Perlindungan Ini

"Kita mengenal rapid tes ada Negatif Palsu dan Positif palsu, dan bila Positif, maka 90% berarti itu adalah Covid 19 dan dia potensi menyebarkan, Jadi kita mencoba telusuri ke berbagai wilayah, dan hasilnya akan kami evaluasi," ujar Sidiq Handanu.

Sidiq Handanu berharap, dengan mengetahui gambaran penyebaran Covid 19 pihaknya dapat membuat pola penanggulangan.

" Walaupun samplingnya itu sangat sedikit, tapi paling tidak memberikan gambaran kita tentang langkah – langkah, apakah kita sudah terlambat atau belum, mudah – mudahan kita belum terlambat mengantisipasi kejadian ini di Kota pontianak,"katanya.

Lebih jauh, ia mengatakan ini merupakan upaya tracking dengan pola berbeda dari sebelumnya.

"Selama ini cara kerja kita ketemu dulu yang sakit, kemudian kita kejar dimana tertularnya, dan sekarang dibalik, kita kejar dulu kemungkinannya dimana menularkan, dan kemudian dia akan menularkan kemana, jadi kita lebih mengerti informasi penyebaran di masyarakat,"jelasnya.

Pada Covid 19, di paparkannya sebanyak 80% gejala ringan dan berpotensi menularkan, 20% harus di rawat di rumah sakit, dan 5% harus dirawat di ICU.

"Penyebaran nya Covid 19 ini sangat cepat, namun pencegahannya sangat sederhana, jaga jarak ,jangan kumpul kumpul, sering cuci tangan, dan pakai masker, satu hal penting dalam hal  ini ialah kedisiplinan, tidak ada cara lain,"pesannya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved