Breaking News:

Masyarakat Ikut Terimbas Covid-19, PT CMI Salurkan Bantuan 2.160 Paket Sembako

Bantuan sembako yang dilaksanakan di Pontianak ini merupakan awal dari serangkaian program pembagian sembako yang akan dilaksanakan minggu ini

Editor: Nina Soraya
TRIBUN/FILE
Perwakilan dari PT CMI menyerahkan paket sembako kepada masyarakat. PT CMI memberikan bantuan berupa paket sembako untuk sebagian masyarakat yang berlatar belakang pekerja non formal dan keluarga pra sejahtera. 

PONTIANAK - Pandemi Covid-19 yang tengah melanda dunia tak terkecuali Indonesia dan Kalbar.

Banyak yang terimbas karena wabah tersebut. Oleh karena perusahaan juga menunjukkan kepeduliannya.

Satu di antaranya PT Cita Mineral Investindo, Tbk (PT CMI) memberikan bantuan berupa paket sembako untuk sebagian masyarakat yang berlatar belakang pekerja non formal dan keluarga pra sejahtera di Pontianak, Senin (13/4/2020).

Sebut Kuota Kartu Pra Kerja Kalbar 61.333, Ignasius: Harapan Kami, Mereka Lolos Tahap Verifikasi

Dampak Covid-19, Menkeu Era SBY Ini Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 0%, Maksimal 2,5 Persen

Saat Militer Amerika Bantu Perangi Covid-19, China justru Kirim Kapal Induk Dekati Jepang & Taiwan

Pembagian paket sembako ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan dalam upaya berperan serta meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang dilaksanakan oleh kantor perwakilan CMI di Pontianak.

Kegiatan ini juga sejalan dengan surat edaran Gubernur Kalimantan Barat tentang pemberian bantuan sembako (bahan pokok) kepada masyarakat yang terkena dampak langsung pandemi tersebut.

Bantuan sembako yang dilaksanakan di Pontianak ini merupakan awal dari serangkaian program pembagian sembako yang akan dilaksanakan minggu ini oleh CMI.

Total bantuan sembako yang akan didistribusikan kepada masyarakat (keluarga, janda, lansia) pra sejahtera yang bertempat tinggal di area ring 1 wilayah operasional perusahaan adalah sebanyak 2160 paket sembako.

Superintendent CSR PT CMI, Okky Adhipurwanto, mengatakan bahwa sembako yang dibagikan di Pontianak ini diharapkan juga dapat membantu meringankan beban masyarakat yang berprofesi sebagai pekerja non formal untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.

“Para pekerja ini sangat bergantung kepada penghasilan harian, ketika keadaan seperti ini, pendapatan mereka menurun dan kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan makan keluarga, sehingga kami memutuskan untuk memberikan bantuan sembako ini” tukas Okky.

Imbauan untuk berada di rumah saja dan pembatasan sosial menyebabkan beberapa profesi masyarakat yang bergantung kepada pendapatan harian seperti supir taksi, ojek online, pedagang asongan/gerobak, serta beberapa profesi lainnya, mengalami penurunan pendapatan yang drastis, sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan makanan keluarga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved