Breaking News:

Vonis Mati Ratu Narkoba

KRONOLOGI Ratu Narkoba Kalbar Ditangkap Hingga Divonis Mati, Lari ke Malaysia & Buron 6 Bulan

Lebih lanjut, AS alias NA melarikan diri saat ke lima jaringannya tertangkap saat akan mengedarkan narkoba.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HADI SUDIRMANSYAH
Direktur Resnarkoba Polda Kalbar- Kombes Pol Gembong Yudha 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Terkait vonis mati terpidana kasus narkotika AS alias NA (35) ‎oleh Pengadilan Negeri Mempawah.

Direktorat Resnarkoba Polda Kalbar menyebut AS adalah bandar bergelar Ratu Narkobanya Kalbar.

"Karena dia adalah pengendali dan pemodal jaringan narkoba yang ada di Kalbar."

"Sebab dia membiayai operasional jaringannya yang berhasil kita tangkap pada 8 April 2019 lalu," ujar Direktur Resnarkoba Polda Kalbar Kombes Pol Gembong Yudha, Senin (13/4/2020). 

Polda Kalbar Ringkus Bandar Narkoba, Suami-Istri di Pontianak Ini Kini Mendekam di Penjara

Dikatakannya lagi dari aset yang disita itu.

"Ada dua unit kapal motor air yakni menjadi sarana pembawa narkotika dari tengah laut ‎sekitar wilayah Laut Natuna dan satu unit sepeda motor, itu milik AS," katanya.

Lebih lanjut, AS alias NA melarikan diri saat ke lima jaringannya tertangkap saat akan mengedarkan narkoba.

Dari kelima orang jaringannya berhasil disita narkotika yang totalnya sekitar 8,24 Kg sabu-sabu dan 18.762 butir pil ekstasi pada 8 April 2019 di Mempawah dan Kubu Raya. 

Gembong‎ menuturkan saat ini dirinya tengah mempersiapkan penanganan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait kasus narkotika AS.

"Dia ini pemain lama dan bandar yang memiliki jaringan internasional, maka wajar kita sebut dia adalah Ratu Narkobanya Kalbar."

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved