Terapkan Lockdown Cegah Virus Corona, Wali Kota Ditembak Mati Geng Kriminal

Media lokal memberitakan, si wali kota menumpang minibus putih bersama penumpang lain ketika ada kendaraan lain memepetnya.

BBC
ILUSTRASI: Wali Kota ditembak karena kebijakan lockdown 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEKSIKO - Kebijakan seorang wali kota mencegah virus corona di kotanya dengan menerapkan lockdown berakhir dengan maut.

Seorang wali kota di Meksiko ditembak mati geng kriminal setelah menerapkan lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Obed Duron Gomez, Wali Kota Mahahual, dibunuh ketika tengah berkunjung ke Xcalak, yang berlokasi di selatan Negara Bagian Quintana Roo.

Media lokal memberitakan, si wali kota menumpang minibus putih bersama penumpang lain ketika ada kendaraan lain memepetnya.

Baca juga: Wali Kota Jerman Ini Mengaku Sengaja Terinfeksi Virus Corona Dilaporkan Daily Mirror Rabu (8/4/2020),

Gomez ditembaki, di mana dia dilarikan ke rumah sakit dan sempat dirawat sebelum dinyatakan tewas.

Si pelaku melarikan diri, dengan polisi menemukan 20 selongsong peluru di lokasi kejadian bersama kendaraan yang mereka pakai untuk menyerang.

Media setempat melaporkan, sebelum ditembak mati, Gomez sempat menerima ancaman dari geng kriminal yang biasanya mengambil narkoba dari Mahahual.

UPDATE Glenn Fredly - Kronologi Glenn Fredly Meninggal Dunia & Jadwal Pemakaman TPU Tanah Kusir

Waspada, Indonesia Justru Dominan Virus Corona Tanpa Gejala, Lebih dari 60% termasuk Dialami Bupati

Sebabnya, Gomez memutuskan menerapkan lockdown dengan menutup jalanan kota guna mencegah penyebaran Covid-19, penyakit yang diakibatkan virus corona.

Kantor Jaksa Penuntut Umum Quintana Roo menyatakan, mereka segera menginvestigasi kejadian ini dengan motif penembakan belum diketahui.

Halaman
12
Editor: ruddy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved