Virus Corona Masuk Kalbar

Sistem Belajar Online Siswa SMA/SMK se-Kalbar Diperpanjang

Namun berdasarkan hasil kordinasi Disdik Kalbar dengan Instansi yang bertanggung jawab atas penanganan Covid-19 di Kalbar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Kadisdik Kalbar, Suprianus Herman. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Suprianus Herman mengatakan bahwa sistem belajar online dari rumah untuk seluruh siswa di Kalbar di perpanjang sampai 2 Mei 2020.

Sebelumnya siswa berdasarkan surat edaran akan masuk sekolah seperti biasanya pada 10 April 2020.

Namun berdasarkan hasil kordinasi Disdik Kalbar dengan Instansi yang bertanggung jawab atas penanganan Covid-19 di Kalbar.

Jadi untuk sistem belajar dari rumah di perpanjang kembali untuk seluruh siswa di Kalbar sampai 2 Mei 2020.

Dosa-dosa yang Tak Diampuni di Malam Nisfu Syaban, Keistimewaan dan Tata Cara Shalat Taubat

“Kita harap situasi bisa cepat pulih karena hasil dari Dinkes maka di perpanjang dua minggu lagi,” ucapnya.

Ia mengatakan tahun ini memang seperti sebelumnya Kemenkes sudah mengeluarkan surat edaran nomor 4 tahun 2020 tentang pelaksanaan pembelajaran pada saat virus corona ini.

Di situ memang disebutkan memang tahun ini tidak mengejar ketuntasan belajar kurikulum . Namun yang terpenting adalah penyampaian pembelajaran harus tetap berjalan tanpa harus menuntut ketuntasan belajar.

“Kita juga sudah mengimbau untuk semester ini anak-anak jangan terlalu di nilai dari nilai kuantitatif tapi lebih ke nilai kualitatif . Tapi untuk matematika tetap nilainya kuantitatif."

"Intinya jangan memaksa ketuntasan belajar anak dan anak-anak harus dikasi waktu atau jeda untuk melakukan aktivitas lainnya seperti olahraga dan berjemur,” ujarnya, Rabu (9/4/2020).

Ia mengatakan untuk naik kelas dilihat dari nilai rapot menjadi nilai dasar.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved