Meski Gula Mulai Langka, Bupati Mempawah Upayakan Tetap Ada di Pasaran untuk Masyarakat

Menyikapi hal tersebut Bupati Mempawah, Erlina terus mengupayakan barang-barang tersebut tetap dapat diperoleh di pasaran oleh masyarakat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Istri Wagub Kalbar terpilih, Erlina Ria Norsan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kondisi penyebaran virus COVID 19 yang terus berlanjut menyebabkan sejumlah barang sulit didapat di pasaran, satu diantaranya gula pasir.

Menyikapi hal tersebut Bupati Mempawah, Erlina terus mengupayakan barang-barang tersebut tetap dapat diperoleh di pasaran oleh masyarakat.

"Disperindagnaker telah melakukan pemantauan terhadap komoditi gula pasir di Kabupaten Mempawah. Memang saat ini kita kehabisan stok gula pasir, kelangkaan ini yang menyebabkan harga jual gula pasir semakin tinggi," ujar Bupati.

Terhadap situasi itu, Erlina memastikan Pemerintah Kabupaten Mempawah sedang berupaya keras mendapatkan pasokan gula pasir.

Gula Mahal, Disperindag Sintang Tunggu Bulog untuk Operasi Pasar

Pihaknya akan berkoordinasi dengan semua pihak dan pemangku kepentingan agar pasokan gula pasir segera didatangkan ke wilayah Kabupaten Mempawah.

"Kelangkaan gula pasir tidak hanya terjadi di Kabupaten Mempawah saja, daerah lain di Kalbar juga mengalami hal yang sama. Maka kami akan berusaha maksimal untuk segera mendapatkan pasokan gula pasir," katanya.

Bupati mengatakan dalam waktu dekat ini akan datang pasokan gula pasir di Kabupaten Mempawah.

"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini masuk pasokan gula pasir di Kabupaten Mempawah. Memang jumlahnya tidak banyak, namun cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved