Virus Corona Masuk Kalbar

Korban Kian Bertambah, Dua Warga Kalbar Meninggal Dunia Diduga Kuat Akibat Covid-19

Pasien sudah sempat masuk ke ruang isolasi kurang lebih satu jam dan meninggal pukul 12.25.

mirror.co.uk
Ilustrasi - Mayat-mayat dibiarkan di koridor rumah sakit sebelum dimandikan, meninggal akibat virus corona 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dua warga Kalbar yang diduga kuat menderita Covid-19 meregang nyawa.

Warga pertama yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani karantina di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz Singkawang, Selasa (7/4/2020).

"Statusnya pasien dikirim dengan PDP dari Puskesmas Sungai Duri," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Aziz Kota Singkawang, Provinsi Kalimantan Barat, dr Ruchanihadi SpPD, Selasa (7/4).

Pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 59 tahun ini dirujuk dari Puskesmas Sungai Duri Kabupaten Bengkayang ke Rumah Sakit dr Abdul Aziz Singkawang.

Pasien datang ke RSUD dr Abdul Aziz sekitar pukul 11.34, dan dicurigai PDP.

Pasien sudah sempat masuk ke ruang isolasi kurang lebih satu jam dan meninggal pukul 12.25.

Pasien juga sudah dilakukan pemeriksaan rapid test dengan hasil non reaktif.

Kemudian sudah dilakukan pengambilan swab tenggorokan, namun besok baru dikirim ke Jakarta, sehingga pasien ini sampai sekarang masih belum diketahui positif apa negatif.

"Jadi kita belum bisa menentukan apakah dia negatif Covid-19 atau positif Covid-19," tuturnya.

Pihak rumah sakit juga belum bisa memastikan kecurigaan penyakit lain, namun dari informasi keluarga, pasien sering sakit perut hingga sakit pinggang.

Halaman
1234
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved