BOCORAN 2 Fitur Baru WhatsApp, Ada Perubahan Radikal di WhatsApp

Dalam waktu dekat aplikasi tukar pesan Whatsapp akan kembali merilis fitur baru, setelah fitur terbarunya dark mode sudah bisa dinikmati pengguna.

Editor: Mirna Tribun
freepick.com
Ilustrasi - BOCORAN 2 Fitur Baru WhatsApp, Ada Perubahan Radikal di WhatsApp. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID -  Dalam waktu dekat aplikasi tukar pesan Whatsapp akan kembali merilis fitur baru, setelah fitur terbarunya dark mode sudah bisa dinikmati pengguna.

Disebut-sebut akan ada dua fitur baru lagi di aplikasi ini yang tengah diujicobakan oleh pengembang.

Mengutip WABetaInfo, dua fitur baru tersebut adalah Disappearing Messages dan Revoke Messages.

Fitur kedua adalah multiple devices.

Fitur pertama yakni Disappearing Messages dan Revoke Messages akan memungkinkan pengguna untuk menghapus otomatis pesan yang dikirim.

Hal ini akan berlaku untuk pesan pribadi maupun percakapan di grup.

Nantinya, penghapusan pesan pribadi bisa dilakukan secara mandiri, sedangkan untuk percakapan di grup penghapusan pesan otomatis ini hanya diberikan kuasa kepada admin.

FItur selanjutnya akan memungkinkan pengguna untuk membuka akun Whatsapp di dua device berbeda.

Device berbeda ini maksudnya tak sama dengan satu di telepon genggam dan komputer atau laptop melalui whatsapp web, namun di dua telepon genggam yang berbeda.

Nantinya akan ada pemberitahuan dan permintaan izin kepada pemilik akun bahwa ada device baru yang menggunakan akun tersebut. Hal ini karena adanya perubahan kunci enkripsi.

Fitur-fitur ini belum rilis secara global.

Tetapi sudah bisa dinikmati jika kamu ikut dalam WhatsApp beta program yang mendaftar lewat Google Play Store.

Fitur ini ada di WhatsApp beta versi 2.20.110 untuk android.

REMEHKAN Virus Corona, Wali Kota Ini Sengaja Tertular Covid-19, Rasakan Sakit Diluar Dugaannya

SETELAH Bebas Dari Penjara, Penampilan Roro Fitria Berubah Drastis, Cari Jodoh Lewat Taaruf

Kini WhatsApp Hanya Bisa Diforward Satu Kali

Whatsapp membuat kebijakan baru untuk mencegah hoaks di tengah wabah corona.

Kini pesan WhatsApp hanya bisa di-forward satu kali dalam kurun waktu tertentu.

WhatsApp mengatakan selama wabah corona pihaknya telah melihat adanya jumlah forward pesan yang meningkat signifikan dan berdasarkan laporan pengguna jumlah tersebut terasa terlalu banyak dan berkontribusi terhadap penyebaran misinformasi.

"Kami percaya akan pentingnya memperlambat penyebaran pesan seperti itu untuk menjaga agar WhatsApp tetap menjadi tempat berlangsungnya percakapan pribadi," ujar WhatsApp dalam keterangan resmi yang diterima CNBC Indonesia, Selasa (7/4/2020).

MADU & Kunyit Antibiotik Alami, Mampu Sembuhkan Banyak Penyakit, Begini Cara Meramunya!

WhatsApp menambahkan pihaknya juga bekerja sama langsung dengan LSM dan pemerintah, termasuk WHO dan kementerian nasional di lebih dari 20 negara untuk membantu pengguna mendapatkan informasi yang akurat.

"Kami yakin bahwa yang paling dibutuhkan pengguna saat ini adalah dapat terhubung secara privat.

Tim kami bekerja keras untuk menjaga WhatsApp tetap berjalan secara reliabel selama krisis global yang belum pernah terjadi sebelumnya," terang WhatsApp.

Sebelumnya WhatsApp telah menandai pesan yang di-forward berkali-kali dengan tanda panah ganda, agar pengguna mengetahui pesan tidak berasal dari kontak yang telah meneruskan pesan tersebut. (*/CNBC/TRIBUNPONTIANAK.CO.ID)


 

 
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved