Virus Corona Masuk Kalbar

Sesuai SE Kemenkes, Ginting: Tidak Ada Lagi Dilakukan Disinfektasi Terhadap Tubuh Manusia

Untuk itulah, Pihaknya mengambil keputusan bahwa mulai saat ini tidak lagi dilakukan disinfektasi terhadap tubuh manusia.

TRIBUNPONTIANAK/HENDRI CHORNELIUS
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting didampingi Pejabat lainya saat menggelar konfrensi pers terkait informasi Covid-19 di Kabupaten Sanggau, di Posko Percepatan Penangganan Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Sanggau di TRC BPBD Sanggau, Kalbar, Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menggelar konfrensi pers terkait informasi Covid-19 di Kabupaten Sanggau, di Posko Percepatan Penangganan Tanggap Darurat Covid-19 Kabupaten Sanggau di TRC BPBD Sanggau, Kalbar, Sabtu (4/4/2020).

Hadir juga Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau, Perwakilan dari BPBD Sanggau, dan Kabid Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Sanggau, Sarimin Sitepu.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan terkait cairan disinfektan yang masih menjadi polemik selama ini, bahwa kemarin tanggal 3 April 2020 telah keluar Surat Edaran (SE) dari Menteri Kesehatan nomor HK02/111/375/2020 tentang penggunaan bilik disinfektan dalam rangka pencegahan Covid-19.

Dinkes Sanggau Telah Rapid Test kepada 77 Orang, Satu Orang Hasilnya Reaktif

"Disitu sudah tegas disampaikan bahwa Kementrian Kesehatan tidak menganjurkan, dalam artian disinfektan ataupun disinfektasi untuk manusia tidak dianjurkan."

"Kalau sudah Menkes mengatakan tidak dianjurkan maka untuk apa kita lakukan," tegasnya, Sabtu (4/4/2020).

Untuk itulah, Pihaknya mengambil keputusan bahwa mulai saat ini tidak lagi dilakukan disinfektasi terhadap tubuh manusia.

Dan yang selama ini juga kita lakukan menurut kita itu aman, dalam artian kita gunakan zat yang lebih aman, dosis yang aman dan juga pada zat disinfektasi itu tetap kita imbau tutup mata, tutup mulut dan tahan napas. Disemprotkan juga tak langsung kedalam tubuh.

"Tapi daripada menimbulkan polemik dan juga masalah dikemudian hari maka sesuai dengan surat edaran Kemenkes itu maka dibeberapa posko kita ini maka penyemprotan atau disinfektasi untuk tubuh manusia dihentikan,"tegasnya.

Disinfektasi tetap dilakukan tapi untuk permukaan benda terhadap lingkungan.

Tujuanya untuk mengurangi mikroorganisme yang patogen termasuklah Covid-19 ini.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved