Virus Corona Masuk Kalbar

dr Harisson Ingatkan Kepala Dinas dan Tenaga Medis untuk Rahasiakan Identitas Pasien Covid-19

Berdasarkan Peraturan Kementerian Kesehatanan nomor 4 tahun 2018, tentang kewajiban rumah sakit dan kewajiban pasien.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, diwawancarai wartawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, dr Harisson M.Kes mengingatkan kepala kepala dinas dan tenaga medis untuk merahasiakan identitas para pasien positif corona dan pasien secara umum.

Berdasarkan Peraturan Kementerian Kesehatanan nomor 4 tahun 2018, tentang kewajiban rumah sakit dan kewajiban pasien.

"Kita mengingatkan para Kadis untuk tidak mengungkap identitas pasien sesuai aturan yang ada," ungkap Harisson, Kamis (2/4/2020).

Selain itu, adapula Permenkes nomor 36 tahun 2012 tentang rahasia kedokteran.

Kapolresta Tegaskan Pembatasan Jalan Gajah Mada Pontianak untuk Cegah Meluasnya Penyebaran Covid-19

Satu diantara bunyi ayat yang tertuang dalam pasal sembilan ditegaskan, pembukaan rahasia kedokteran dalam rangka kepentingan umum sebagaimana dimaksud pada ayat 1. Dilakukan tanpa membuka identitas pasien.

Seluruh kepala dinas dan tenaga kesehatan diminta mentaati Permenkes guna melindungi hak privasi pasien.

Pada ayat lima pasal 9 ditegaskan, pembukaan identitas pasien bisa dilakukan kepada institusi atau pihak berwenang guna melakukan tindaklanjut sesuai peraturan perundang-undangan. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved