Wabah Virus Corona

Ancaman Serbuan Virus Corona Gelombang Kedua, China Kembali Lockdown Total Sebuah Provinsi

Untuk itu, China kembali mengambil kebijakan cepat untuk memutus rantai penyebaran agar covid-19 tak menjalar ke kota lain.

https://www.globalr2p.org/
Ilustrasi peta negara China. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BEIJING - China mengkhawatirkan adanya serbuan virus corona atau covid-19 ke negara tersebut.

Untuk itu, China kembali mengambil kebijakan cepat untuk memutus rantai penyebaran agar covid-19 tak menjalar ke kota lain.

Terbaru, China melakukan penguncian atau lockdown total terhadap Provinsi Henan.

Langkah ini diambil ketika pemerintah daerah setempat berusaha menangkis serbuah gelombang kedua virus corona di tengah-tengah dorongan untuk menghidupkan kembali perekonomian.

Aksi Protes Bantuan di Tengah Lockdown Covid-19, Presiden Duterte: Tembak Mati Saja Perusuh

Dikutip dari Kontan.co.id dilansir South China Morning Post (SCMP), kebijakan seperti jam malam diberlakukan pada Hari Selasa di wilayah Jia, dekat kota Pingdingshan.

Menurut pemberitahuan pada akun mikroblog resmi negara itu, sekitar 600 ribu penduduk di daerah itu disuruh tinggal di rumah.

"Diperlukan persetujuan khusus untuk semua kegiatan di luar rumah," demikian bunyi pengumuman tersebut.

Setelah berbulan-bulan dilakukan pembatasan akibat penyebaran virus corona, China telah melaporkan penurunan kasus Covid-19 dalam negeri.

Pada Rabu (1/4/2020), Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan 36 infeksi baru, semuanya impor kecuali satu kasus.

Menurut pemberitahuan daerah Jia seperti yang dikutip SCMP, penduduk harus memiliki izin khusus untuk meninggalkan rumah mereka dan suhu mereka harus diukur.

Mereka juga wajib memakai masker wajah untuk perjalanan tersebut.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved