Virus Corona Masuk Kalbar

ODP Covid-19 Kalbar Mencapai 2700, Gubernur Sutarmidji Sebut Sudah Pesan 200 Ribu Rapid Test

Ia mengatakan bahwa Pemprov sudah memesan sebanyak 200 ribu pcs ravid test tapi akan datang pada minggu pertama April.

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi virus corona covid-19 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kalimantan Barat bertambah setiap harinya, hingga hari ini jumlah ODP di Kalbar telah mencapai 2700 orang.

Menurut sumber data dari Website Satu Data Kalbar yang Tribun Pontianak kutip sampai hari ini ODP telah mencapai 2700 orang, 2527 dalam proses pemantauan dan 173 orang telah selesai pemantauan.

Sedangkan untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sampai saat ini sudah ada 42 orang dengan status 26 orang masih di rawat, 13 orang telah pulih dan sehat, serta sudah ada tiga orang PDP yang meninggal dunia di Kalbar.

Untuk kasus Konfirmasi Covid-19 atau positif covid-19 di Kalbar sampai hari ini sudah ada empat orang yang sedang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit di Kalbar.

9 Pasien Positif Covid-19 di Kalbar, Dua Meninggal, Dua Sembuh dan Lima Orang Masih Diisolasi

Melihat kondisi yang saat ini masih terus menampakan penambahan ODP di Kalbar, Gubernur Kalbar Sutarmidji selalu memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat Kalbar untuk terus menjaga kesehatan dan jaga jarak serta tetap dirumah saja untuk menghindari keramaian.

Gubernur Sutarmidji selalu menyampaikan imbauan pesan maupun nasihat kepada warga Kalbar dan menyampaikan informasi saat ini melalui akun resmi social medianya di Facebook dan Instagram dengan akun @bang.midji.

Unggahan hari ni di feed instagram pribadinya @bang.midji ia menyampaikan bahwa kondisi empat pasien terkonfirmasi covid-19 di Kalbar sudah menunjukan perubahan dari kesehatan mereka dan sudah mampu beraktivitas di Ruang Isolasi.

“Alhamdulillah , pasien positif Covid-19 do Kalbar empat orang dan mereka sudah segar dan bisa berjalan di Ruang Isolasi. Pasien terkormasi Covid-19 KB 1 juga hasil test pertama sudah negatif . Jika sekali lagi doperiksa negatif maka dia dinyatakan sembuh,” tulis Midji di akun Istagram pribadinya @bang.midji, Minggu (29/3/2020).

Selain itu, Gubernur Sutarmidji juga menyampaikan bahwa Kalbar sudah ada rapid test tapi dengan jumlah terbatas untuk tenaga medis, ODP dan PDP rentan.

Ia mengatakan bahwa Pemprov sudah memesan sebanyak 200 ribu pcs rapid test tapi akan datang pada minggu pertama April.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved