Virus Corona Masuk Kalbar

DPRD Kalbar Siapkan Rp 14 Miliar untuk Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Jadi alangkah bijaksananya dari kegiatan DAK Fisik ditunda sementara dan dialihkan dananya untuk penanganan covid-19.

TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suriansyah. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suriansyah mengatakan sejauh ini untuk penanganan dan pecegahan covid-19 DPRD telah menyiapkan dana Rp 14 M serta akan menindaklanjuti surat dari Kemenkeu.

Ia menanggapi surat yang tekah di keluarkan oleh Kemenkeu terkait penghentian proses pengadaan barang atau jasa pada dana alokasi khusus (DAK) Fisik Tahun 2020.

Ia menjelaskan bahwa surat tersebut bagus karena memang banyak kegiatan tidak prioritas dan sekarang Kalbar memerlukan dana untuk pencegahan penyebaran covid-19.

Jadi alangkah bijaksananya dari kegiatan DAK Fisik ditunda sementara dan dialihkan dananya untuk penanganan covid-19.

ODP Covid-19 Kalbar Mencapai 2700, Gubernur Sutarmidji Sebut Sudah Pesan 200 Ribu Rapid Test

“Saya rasa itu perlu dimaklumi sebagai usaha pemerintah untuk mengatasi covid-19. Walaupun kegiatan pembangunan perlu untuk masyarakat tetapi jauh lebih penting mencegah virus covid -19 saat ini,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu (29/3/2020).

Lanjutnya mengatakan sejauh ini menindaklanjuti surat tersebut karena memang dari DAK penyusunan APBD 2019, memang sudah dimasukan ke APBD 2020.

Tapi realisasinya memang sebagian besar belum dilaksanakan .

“Kami mendukung saja untuk ditunda dulu penggunaan dana tersebut untuk kegiatan pembagunan yang bersumber dari DAK Fisik,” ujarnya.

Ia mengatakan surat ini baru dirilis oleh Menkeu.

Jadi badan anggaran belum membahas hal tersebut dan dikarenakan masih pada penerapan social distancing.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved