Virus Corona Masuk Kalbar

Dukung Tenaga Medis Lawan Covid - 19, Fakultas Teknik Untan Pontianak Produksi APD Face Shield

Neilcy berharap dengan adanya bantuan alat kesehatan yang serahkan, dapat sedikit membantu perawat tetap sehat dan dapat terus melayani pasien

TRIBUN PONTIANAK/Ni Made Gunarsih
Serah terima Face Sheild yang dilakukan oleh Fakultas Teknik Untan kepada Dokter Andriani di Pontianak Kalbar kemarin. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam upaya membantu melawan wabah Covid-19 di Kalimantan Barat, Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak membuat Alat Pelindung Diri (ADP) berupa alat pelindung wajah bernama "Face Shield".

Pembuatan APD ini diproduksi di Laboratorium Digital Control and Computation Fakultas Teknik Untan. 

Penyerahan Face Shield ini sebagai bentuk dukungan dari Fakultas Teknik terhadap tenaga medis yang bertugas menangani pasien Covid-19.

"Penyerahan ini sebagai bentuk dukungan kami kepada pihak medis yang berada di garis depan perlawanan menghadapi wabah Covid-19 yang masih terus berlangsung di Kalimantan Barat" ungkap Neilcy Tjahjamooniarsih, Wakil Dekan Fakultas Teknik Untan Jumat (27/03/2020) 

Neilcy berharap dengan adanya bantuan alat kesehatan yang serahkan, dapat sedikit membantu perawat tetap sehat dan dapat terus melayani pasien dengan optimal.

Disporapar Sekadau Imbau Pelaku Usaha dan Pariwisata Ikuti Aturan Guna Cegah Covid-19

Mahasiswa Fakultas Teknik Untan Rancang Robot Skuter Berbasis IoT untuk Penyandang Tunadaksa

Sebagai awal peluncurannya , Fakultas Teknik menyerahkan 30 buah Face Shield kepada dokter Andriani yang kemudian akan dibagikan ke beberapa Rumah Sakit dan Puskesmas yang membutuhkan.

Lebih lanjut Neilcy mengatakan selain membuat Face Shield, Fakultas Teknik juga membuat bilik sterilisasi yang sudah tersebar dibeberapa tempat serta berencana menyediakan tempat cuci tangan diarea pelayanan publik di sekitar kota Pontianak.

"Selain Pelindung wajah (Face Shield) Fakultas Teknik juga sudah membuat bilik sterilisasi yang sudah diletakkan dibeberapa tempat di Pontianak dan kami berencana membuat tempat cuci tangan umum" lanjutnya.

Neilcy mengungkapkan kedepannya Fakultas Teknik akan terus berupaya membantu menyelesaikan fasilitas kesehatan yang sekiranya dapat digunakan oleh petugas medis dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di Kalbar dan wilayah lain yang membutuhkan.

Pembuatan Face Shield sendiri awalnya dilakukan oleh Fakultas Teknik karena mendapat pertanyaan dari Dokter Untan mengenai pembuatan alat pelindung wajah yang saat ini sudah mencapai harga Rp 400 ribu dipasaran. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ni Made Gunarsih
Editor: Zulkifli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved