PLN Beberkan Total Pelanggan Pascabayar dan Prabayar di Kalbar

Pelanggan pascabayar ada 820,34 MVA (48,97 %). Sedangkan pelanggan Prabayar ada 854,74 MVA (50,80%)

TRIBUN PONTIANAK/HADI SUDIRMANSYAH
Seorang petugas Gelis PLN sedang melayani pelanggannya, Rabu (2/7/2014) 

PONTIANAK - Senior Manager Niaga dan Pelayanan Pelanggan PLN UIW Kalbar, Samuji membeberkan berdasarkan data per bulan Februari tahun 2020.

Total VA tersambung sebanyak 1.675,07 MVA.

Pelanggan pascabayar ada 820,34 MVA (48,97 %). Sedangkan pelanggan Prabayar ada 854,74 MVA (50,80%)

Lebih lanjut, Samuji menjelaskan benefit yang didapat oleh pelanggan ketika menggunakan listrik prabayar.

"Privacy konsumen terjaga, karena tidak perlu ada pencatatan angka kWh meter tiap bulannya. Kemudian
Tidak dikenakan biaya beban dalam tiap tagihan listriknya," ujarnya, Kamis (26/3/2020).

PLN Terapkan Perhitungan Baru untuk Pemakaian Listrik Selama 3 Bulan saat Wabah Covid-19

Selanjutnya, pelanggan tidak perlu repot dan khawatir terlambat membayar rekenig listrik. Dikarenakan memang tidak ada rekening listrik yang dicetak.

"Bahkan, voucher atau token listrik dapat dibeli dimana pun dan kapan pun, dengan berbagai cara," terangnya.

"Serta, pelanggan tidak perlu khawatir karena tersedia berbagai alternatif harga voucher listrik, mulai dari 20 ribu rupiah hingga 10 juta rupiah," pungkasnya.

Penulis: Septi Dwisabrina
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved