Kuasa Hukum Hadi Mulyono Upas Sebut Masih Koordinasi dengan Klien Terkait Banding

Ia melanjutkan, dalam tuntutan tersebut kliennya divonis kurungan penjara 1 tahun dan subsider Rp 50 juta

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Penkum Kejati kalbar
Mantan Ketua DPRD Ketapang Hadi Mulyono Upas saat digiring ke Rutan Kelas II Pontianak 

KETAPANG - Kuasa Hukum Mantan Ketua DPRD Ketapang, Junaidi mengaku saat ini dirinya masih berkoordinasi dengan kliennya terkait langkah apa yang akan dilakukan usai pembacaan tuntutan kepada kliennya, Senin (23/03/2020) lalu.

“Untuk banding sementara ini masih kita komunikasi dan koordinasikan dengan klien kami karena masih ada waktu 7 hari usai tuntutan,” kata Junaidi, Jumat (27/3/2020).

Ia melanjutkan, dalam tuntutan tersebut kliennya divonis kurungan penjara 1 tahun dan subsider Rp 50 juta yang mana jika tidak dibayar diganti dengan kurungan penjara selama 2 bulan.

Mantan Ketua DPRD Ketapang Hadi Mulyono Upas Divonis 1 Tahun Penjara Atas Kasus Korupsi

Junaidi juga mengaku kalau kliennya diminta membayar uang pengganti hasil perbuatannya sebesar Rp 4,9 miliar yang nantinya akan dikurangi dengan uang yang telah dikembalikan sebesar Rp 300 juta serta dikurangi hasil lelang mobil lainnya yang disita.

“Kalau tidak dilakukan pembayaran maka dikenakan hukuman tambahan 1 tahun penjara,” tandasnya.

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved