Virus Corona Masuk Kalbar

DPRD Kalbar Alokasikan Rp 14 Miliar Untuk Penanganan Covid - 19

Termasuk memastikan bantuan dari pusat terkait ADP hingga dengan rapid test sampai tepat sasaran.

Penulis: Ridho Panji Pradana | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA/ DPRD Kalbar
DPRD Provinsi Kalbar saat melakukan kunjungan ke Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Kamis (26/03/2020). 

PONTIANAK - DPRD Provinsi Kalbar mengalokasikan Rp 14 Miliar untuk penanganan corona di Kalimantan Barat.

Angka Rp 14 Miliar itu berasal dari sekretariat DPRD Provinsi Kalbar.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalbar, Sy Amin Muhammad yang juga merupakan koordinator tim pemantau covid-19 DPRD Provinsi Kalbar usai berkunjung ke Dinas Kesehatan Provinsi, kemarin.

Sy Amin Muhammad tak sendiri, ia bersama tim pemantau covid-19 lainnya seperti Ketua Komisi I, Angeline Fremalco, Ketua Komisi III, H Irsan, Wakil Ketua Komisi II, Suib, Anggota Komisi III, H Miftah serta anggota DPRD lainnya seperti Yulianus Asroni, Arief Rinaldi hingga Ritaudin.

"Untuk Sekretariat DPRD Rp 14 miliar yang dipotong dan diperuntukkan untuk mengatasi kasus covid-19 ini," kata Sy Amin Muhammad sesuai diterima Tribun Jumat (27/03/2020).

Dampak Corona, DPRD Kalbar Sepakat Stop Perjalanan Keluar Kota Sementara Waktu

Sebelumnya, ia mengatakan jika berdasarkan hasil komunikasi dengan Kadinkes Kalbar diketahui jika Kalbar masih banyak memerlukan saran dan prasarana kesehatan.

Politisi NasDem ini pun berjanji akan segera melakukan komunikasi dengan dengan pemerintah pusat terkait permasalahan yang dihadapi agar segera diberikan solusi.

Termasuk memastikan bantuan dari pusat terkait ADP hingga dengan rapid test sampai tepat sasaran.

"Inilah fungsi kami sebagai tim pemantau, melihat sejauh mana penanggulangan kasus covid-19 ini oleh pemerintah pusat ke pemerintah daerah.

Sehingga, bisa cepat teratasi dan ada solusi-solusi, sehingga apa yang kita takutkan tidak terjadi di Kalimantan Barat," katanya.

"Kami membentuk tim ini salah satunya adalah dengan mengawasi dan memantau sejauh mana anggaran itu tepat guna, tepat sasaran yang memang diharapkan Pak Gubernur," tambah Sy Amin.

Ditempat yang sama, Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco juga mengungkapkan hal yang senada.

"Memang perlu beberapa tambahan untuk paramedis, bisa berupa makanan-makanan yang bergizi, juga susu dan ekstra puding.

Kita ingin supaya masyarakat yang mungkin tergerak hatinya ingin membantu, juga bisa ikut andil dalam membantu," kata Angeline.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved