Dewan Pengawas TVRI Kembali Nonaktifkan Tiga Direktur, Apni Jaya Ungkap Kejanggalan

Setelah Helmy Yahya dicopot dari Direktur Utama TVRI, Dewan Pengawas (Dewas) kembali membuat kebijakan serupa dengan menonaktifkan beberapa direktur

INSTAGRAM.COM/@HELMYYAHYA
Setelah Helmi Yahya dicopot, tiga Direktur TVRI dicopot Dewan Pengawas. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Setelah Helmy Yahya dicopot dari Direktur Utama TVRI, Dewan Pengawas (Dewas) kembali membuat kebijakan serupa dengan menonaktifkan beberapa direktur.

Setidaknya, ada tiga direktur Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI yang dinonaktifkan Dewan Pengawas.

Dua direktur sudah menyatakan pengakuan perihal penonaktifan tersebut.

Keduanya, yakni Direktur Program dan Berita, Apni Jaya Putra dan Direktur Keuangan, Isnan Rahmanto.

Nama-nama Top Daftar Dirut TVRI Pengganti Helmy Yahya, Gusti Randa hingga Dirut Metro TV

Mereka dinonaktifkan Dewan Pengawas pada Jumat (27/3/2020).

Penonaktifan tersebut dibenarkan Direktur Program dan Berita Apni Jaya Putra.

"Benar (ada penon-aktifan tiga direktur)," ungkap Apni dilansir Kompas.com, Jumat (27/3/2020).

Selain dirinya dan Isnan, menurut Apni, Dewas juga menonaktifkan Direktur Umum, Tumpak Pasaribu.

Namun demikian, Apni menilai ada yang janggal dari penonaktifan tiga direktur tersebut.

Sebab, kata dia, istilah nonaktif tidak ada dalam Peraturan pemerintah Nomor 13 Tahun 2005 tentang LPP TVRI.

Halaman
12
Editor: Haryanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved