Virus Corona Masuk Kalbar
BREAKING NEWS - PT BSM Pulangkan WNA Asal Cina dan Komitmen Ikuti Imbauan Gubernur Kalbar
Diakui Hermawan, tindakan cepat yang diambil oleh pihaknya itu setelah melihat statemen Gubernur Kalbar Sutarmidji soal keberadaan TKA.
Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Maudy Asri Gita Utami
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Cina dikabarkan masuk ke Ketapang tepatnya ke PT BSM, Selasa (23/03/2010) lalu.
Terkait hal itu, pihak manajemen perusahaan mengaku telah memulangkan WNA tersebut tadi pagi, Jumat (27/03/2020).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Perwakilan pihak perusahaan PT BSM, Hermawan saat diwawancarai di kantornya.
“Tadi pagi sudah kita keluarkan dari Ketapang, yang bersangkutan meninggalkan Ketapang menggunakan pesawat Citilink menuju Pontianak dan lanjut ke Jakarta,” kata Hermawan sembari menunjukkan tiket pesawat keberangkatan.
• KENALI COVID-19 | Gejala Virus Corona, Pencegahan, Cara Penyebaran hingga Perawatan
Diakui Hermawan, tindakan cepat yang diambil oleh pihaknya itu setelah melihat statemen Gubernur Kalbar Sutarmidji soal keberadaan TKA.
Hal ini membuat pihaknya memutuskan mengeluarkan TKA tersebut.
“Kita setuju dengan statmen pak Gubernur. Kita juga mengikuti imbauan Pemda Ketapang. Jadi ini tindakan diambil pihak perusahaan,” jelasnya.
Selain itu, Hermawan juga menegaskan dengan adanya kejadian itu pihaknya berkomitmen untuk tidak mendatangkan atau melarang TKA-nya masuk ke Ketapang hingga keadaan membaik.
"Secara legalitas TKA tersebut memiliki Kitas. Bahkan yang bersangkutan juga telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai prosedur."
"Namun karena adanya imbauan dan statemen Gubernur, maka kita komitmen untuk tidak mendatangkan TKA," ujarnya.
Respons Bupati dan Sekda
Di saat Pemkab Ketapang beserta komponen masyarakatnya tengah disibukkan dengan langkah pencegahan penyebaran Covid-19, seorang Warga Negara Asing (WNA) diketahui masuk ke Ketapang, Kalbar.
Padahal sebelumnya Bupati Ketapang, Martin Rantan usai menggelar rapat koordinasi kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu,
sempat meminta perusahaan yang ada di Kabupaten Ketapang untuk tidak mendatangkan WNA sesuai arahan dari Gubernur Kalbar.
Saat dikonfirmasi, Kasubsi Teknologi Informasi, Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Ketapang, Dhani membenarkan adanya Warga Negara Asing (WNA) asal negara China masuk ke Ketapang.