Antisipasi Karhutla Polsek Batang Lupar Laksanakan Giat Patroli Terpadu

Ipda Egnasius, ketika dilakukan sosialisasi seperti ini, masyarakat akan memahami dan menyadari tentang dampak dari Karhutla

IST
Antisipasi Karhutla Polsek Batang Lupar Laksanakan Giat Patroli Terpadu 

Polsek Batang Lupar, bersama TNI, dan Manggala Agni Serta MPA Desa Sepandan melakukan patroli gabungan, untuk mencegah Karhutla, TNBKDS wilayah V Kecamatan Batang Lupar, Rabu (25/03/2020)

“Sebelum kami melaksanakan patroli gabungan, terlebih dahulu apel di kantor TNBKDS wilayah V Kecamatan Batang Lupar, untuk menentukan sasaran-sasaran daerah yang akan dilakukan patroli gabungan di kawasan danau sentarum," ujar Anggota polsek Batang Lupar Brigadir Haryanto.

Daerah yang dilakukan patroli jelas Haryanto, seperti daerah yang sering terjadi Karhutla dikawasan danau sentarum serta menyambangi warga nelayan yang berada di kawasan danau sekitar kecamatan Batang Lupar.

Selain itu melakukan monitoring kepada masyarakat setempat.

"Memang persoalan Karhutla perlu ada penanganan yang serius dari semua pihak. Supaya tidak terulang kembali seperti setiap tahun yang lalu. Makanya perlu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar menjaga lingkungan dari Karhutla," ucapnya.

Polsek, Koramil dan Pemdes Belitang Lakukan Patroli Gabungan Cegah Penyebaran Covid-19

Menurut kapolsek Batang Lupar Ipda Egnasius, ketika dilakukan sosialisasi seperti ini, masyarakat akan memahami dan menyadari tentang dampak dari Karhutla tersebut.

"Makanya kita melakukan pendekatan, dan berikan pemahaman kepada masyarakat, bahwa membakar hutan lahan di kawasan danau sentarum dilarang undang-undang, karena berdampak bagi kehidupan serta ekosistem yang berada di danau," jelas Egnasius.

Akibat dari Karhutla kata Kapolsek Batang Lupar Ipda Egnasius, akan merusak ekosistem kehidupan, dan merusak kesehatan serta, mengganggu transportasi baik darat, laut dan udara.

"Kegiatan seperti ini, harus dilakukan secara rutin, agar masyarakat Nelayan di kawasan danau sentarum paham tentang dampak terbakarnya hutan dan lahan," ungkapnya.

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved