Virus Corona Masuk Kalbar

UPDATE Covid - 19 di Sanggau, 354 Orang Berstatus ODP dan 1 PDP Masih Menunggu Hasil Laboratorium

Sedangkan pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak satu orang dan Sedang menunggu hasil.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Zulkifli
TRIBUN PONTIANAK/Hendri Chornelius
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dr Jones Siagian 

SANGGAU - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, dr Jones Siagian menyampaikan, saat ini sebanyak 354 orang warga Kabupaten Sanggau yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak satu orang dan Sedang menunggu hasil.

Cara Mudah Membedakan Batuk Terinfeksi Virus Corona dan Batuk Penderita TBC, Ini Kata Ahli

Jumlah itu merupakan data yang diupdate di website dinkes.sanggau.go.id pada Kamis 26 Maret 2020 pukul 08.00 Wib.

Kadiskes beberapa waktu lalu menyampaikan cara paling sederhana namun efektif untuk mencegah penyebaran virus corona.

"Cucilah tangan dengan air mengalir dan sabun, setidaknya selama 20 detik."

"Pastikan seluruh bagian tangan tercuci hingga bersih, termasuk punggung tangan, pergelangan tangan, sela-sela jari, dan kuku,"ujarnya.

Kemudian menggunakan masker dengan benar saat beraktifitas.

Meski cara ini tidak sepenuhnya efektif mencegah paparan kuman, namun penggunaan masker ini tetap bisa menurunkan resiko penyebaran penyakit infeksi.

"Termasuk infeksi virus Corona, Kemudian menjaga daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat dapat mencegah munculnya berbagai macam penyakit. "

"Untuk menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, dan makanan berprotein, seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak," ujarnya.

Selain itu, lanjut Jones, Rutin berolahraga, tidur yang cukup, tidak merokok, dan tidak mengkonsumsi minuman beralkohol juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari penularan virus Corona.

Selain itu, Tidak pergi ke negara terjangkit dan tidak mengkonsumsi hewan penular virus corona.

Intinya, biasakan prilaku hidup bersih dan sehat dan Jaga daya tahan tubuh karena penyakit ini belum ada obatnya.

"Pasien bisa sembuh tergantung seberapa kuat daya tahan tubuh pasien itu sendiri menghadapi gempuran virus ini."

"Kalau daya tahan tubuh kita kuat, saya yakin bisa sembuh. Tapi kalau sebaliknya itu yang kita khawatirkan," pungkasnya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

--

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved