Virus Corona Masuk Kalbar

Tutup Tempat Wisata, Ini Langkah Tim Gugus Tugas dan Data OPD di Kapuas Hulu

"Pastinya kita tutup semua wisatawan baik lokal maupun mancanegara," ujarnya, Kamis (26/3/2020).

KAPUAS HULU - Dalam rangka pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Kapuas, TNBKDS wilayah Kapuas Hulu telah secara resmi menutup sementara objek wisata alam di Danau Sentarum.

Kepala Balai Besar TNBKDS, Arief Mahmud menyatakan, penutupan kunjungan para wisatawan ke objek wisata alam di kawasan taman Nasional ini, sejak tanggal 20 Maret hingga 2 April 2020.

"Pastinya kita tutup semua wisatawan baik lokal maupun mancanegara," ujarnya, Kamis (26/3/2020).

Landasan TNBKDS harus menutup sementara objek wisata alam di kawasan taman Nasional, surat edaran dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

"Ini semua adalah demi keselamatan bersama, terhadap penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu," ucapnya.

Wabah Corona, Pemkab Kayong Utara Belum Berencana Tutup Kawasan Wisata

Arief juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar mematuhi dan menaati semua himbauan dan ajakan dari Pemerintah Daerah maupun, Provinsi serta Pusat dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona. "Jadi mencegah penyebaran virus Corona adalah tanggung jawab bersama," ungkapnya.

Sekretaris Tim Gugus Tugas Pencegahan Virus Corona wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan menyatakan upaya pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Corona terus dilakukan, bersama semua pihak yang peduli dalam memerangi penyebaran virus Corona tersebut.

"Kita sudah melakukan penyemprotan sejumlah tempat umum, pembagian masker, memberikan himbauan kepada masyarakat, menghentikan sementara proses belajar mengajar, dan sebagainya," ujarnya.

Kepala BPBD Kapuas Hulu itu juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, agar bisa membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada dukungan atau bantuan dari masyarakat itu sendiri.

"Kami sudah bekerja dengan maksimal, tinggal masyarakat sendiri bagaimana menjaga pola kesehatan, tak perlu melakukan aktivitas di luar rumah, hindari tempat keramaian, jaga jarak 1 meter dengan orang, dan tidak mudah menyebarkan informasi hoax tentang Corona, sering cuci tangan, pakai masker apabila mengalami batuk dan sebagainya," ungkapnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kapuas Hulu telah merilis jumlah orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, dimana ada 42 orang masyarakat masuk dalam ODP Virus Corona.

Dari jumlah tersebut, tersebar di 12 Kecamatan di Kabupaten Kapuas Hulu.

Berikut data sementara penyebaran ODP di Kabupaten Kapuas Hulu :
1. Putussibau Selatan (14 orang)
2. Badau (12 orang)
3. Putussibau Utara (4 orang)
4. Seberuang (3 orang)
5. Selimbau (2 orang)
6. Batang Lupar (1 orang)
7. Jongkong (1 orang)
8. Suhaid (1 orang)
9. Semitau (1 orang)
10. Pengkadan (1 orang)
11. Mentebah (1 orang)
12. Bunut Hulu (1 orang)

ODP bukan positif Corona namun masih dalam pemantauan. Masyarakat jangan panik, tapi perlu tetap waspada. Ikuti semua arahan dan himbauan dari Pemerintah, untuk sama-sama mencegah penyebaran virus Corona di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved