Human Interest Story

Karya Pelukis Muda Pontianak Gambarkan Perjuangan Pihak Garda Terdepan Lawan Virus Corona

Berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah guna mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19 di Indonesia ini.

PONTIANAK - Virus Corona yang pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, ibu Kota Provinsi Hubei China kini telah merambah ke berbagai negara di Dunia, tak terkecuali Indonesia.

Berbagai upaya pun telah dilakukan pemerintah guna mencegah penyebaran Virus Corona Covid-19 di Indonesia ini.

Ratusan orang di Indonesia dinyatakan postif, dan khusus di Kalbar, 3 orang dinyatakan Positif terinfeksi virus corona terbaru tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalbar, Pemda Kabupaten dan Kota, petugas kesehatan, TNI, Polri serta berbagai unsur masyarakat pun bahu membahu guna mencegah penyebaran virus ini, dari sosialisasi bahaya akan virus, dan cara pencegahannya, penyemprotan disinfektan ke berbagai tempat, hingga tindakan membubarkan kerumunan orang.

Tenaga dan fikiran telah dicurahkan guna menanggulangi penyebaran virus ini.

Melihat perjuangan berbagai pihak yang tak kenal lelah melakukan berbagai upaya pencegahan terhadap Virus Corona, Pengurus Kampung Kreatif Mendawai menggandeng seniman Kota Pontianak membuat lukisan di dinding rumah warga di Kampung Kreatif Mendawai, Gang Mendawai, Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak sebagai bentuk terima kasih atas usaha berbagai pihak yang sudah berjuang di garda terdepan dalam menghadapi wabah ini.

Ayu Murniati, pelukis asal Kota Pontianak menghabiskan berjam – jam waktunya di bawah terik matahari Pontianak melukis wajah  tokoh nasional Najwa Sihab dari pagi hingga sore hari di tanggal 24 maret 2020.

Rawat Pasien Virus Corona, Tenaga Medis RSUD dr Abdul Aziz Dipastikan dalam Kondisi Sehat

Walaupun saat itu suhu di Kota Pontianak mengalami peningkatan akibat dampak Kulminasi Matahari, namun Ayu dapat menyelesaikan lukisannya dalam sehari.

Ia menarget lukisannya selesai dalam sehari agar dapat segera kembali kerumah untuk berdiam diri mengikuti himbauan pemerintah.

Di lukisan dinding yang ia buat, sosok presenter kondang yang pernah terjun di dunia jurnalistik itu terlihat tersenyum sembari mengatakan dengan  bahasa melayu Pontianak “Di Rumah Jak” yang berarti di rumah saja.

Halaman
12
Penulis: Ferryanto
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved