Bawa Gula Ilegal ke Jongkong, Warga Batang Lupar Ditangkap Polisi

Jumlah gula yang akan dijual tersebut sebanyak 74 pack berisi 12 kg buatan dari Malaysia

Bawa Gula Ilegal ke Jongkong, Warga Batang Lupar Ditangkap Polisi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Barang bukti gula pasir ilegal dari Malaysia yang dijual oleh pelaku ke Kecamatan Jongkong, dan akhirnya ditangkap anggota Polsek Jongkong, Rabu (25/3/2020). 

KAPUAS HULU - Jajaran Polsek Jongkong berhasil mengungkap penyeludupan gula ilegal dari Malaysia, yang akan dijual ke Kecamatan Jongkong, Rabu (25/3/2020) pukul 12.30 WIB.

Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Wedy Mahadi melalui Kasat Reskrim Iptu Siko menyatakan, diketahui adanya penyeludupan gula ilegal tersebut ke Kecamatan Jongkong, berawal dari laporan dari masyarakat.

Dimana Gula pasir dari Malaysia itu diduga akan dijual oleh pelaku ke Desa Jongkong Kiri Hilir, Kecamatan Jongkong.

Jumlah gula yang akan dijual tersebut sebanyak 74 pack berisi 12 kg buatan dari Malaysia.

"Pelaku bernama AS (30) dan MD (59), mereka berdua adalah, berasal dari Warga Desa Lanjak, Kecamatan Batang Lupar (wilayah Perbatasan Indonesia-Malaysia), Kabupaten Kapuas Hulu " ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/3/2020).

BREAKING NEWS - Anggota TNI Kodam XII Tanjungpura Gagalkan Penyelundupan 7,2 Ton Gula Ilegal

Kedua pelaku membawa gula pasir ilegal itu menggunakan perahu kayu panjang dan mesin Speed 15 HP, dari Desa Lanjak Kecamatan Batang Lupar ke Desa Jongkong Kiri Hilir, Kecamatan Jongkong.

"Pelaku dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Kapuas Hulu, untuk mengikuti proses hukum selanjutnya," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved