Corona Masuk Indonesia

Wabah Corona Belum Usai, Hantavirus Jadi Kekhawatiran Baru Setelah Tewaskan Seorang Pria di China

Mengutip Global Times, seorang laki-laki asal provinsi Yunnan dilaporkan meninggal dunia setelah didiagnosis positif hantavirus pada Selasa (24/3)

Editor: Dhita Mutiasari
somagnews.com
Ilustrasi - Wabah Corona Belum Usai, Hantavirus Jadi Kekhawatiran Baru Setelah Tewaskan Seorang Pria di China 

Wabah Corona Belum Usai, Hantavirus Jadi Kekhawatiran Baru Setelah Tewaskan Seorang Pria di China

Angka penularan COVID-19 baru saja diupayakan untuk ditekan, namun kini Tiongkok dihadapkan dengan virus baru, yakni hantavirus.

Mengutip Global Times, seorang laki-laki asal provinsi Yunnan dilaporkan meninggal dunia setelah didiagnosis positif hantavirus pada Selasa (24/3).

Setelah itu, 32 orang yang berada satu bus dengannya dicek kesehatannya.

Pada Senin (23/3/2020), dilansir dari Weibo, situs resmi otoritas distrik Ningshan, Provinsi Shaanxi, mengabarkan adanya seorang pekerja yang tewas di dalam bus.

Pria itu dikabarkan tewas bukan karena virus corona atau Covid-19, melainkan oleh virus lain bernama hantavirus.

Mengenal Hantavirus yang Tewaskan Warga di China, Kenali Karakter, Gejala hingga Proses Penularan

Dilansir dari China Global Times dalam sebuah pernyataan di Twitter dikabarkan bahwa seorang pria asal Yunnan tewas ketika berada dalam perjalanan pulang menuju Provinsi Shandong di dalam bus pada Senin (23/3/2020).

Sebanyak 32 orang lainnya di dalam bus akhirnya dites untuk mengetahui apakah terjadi penularan penyakit atau tidak.

Pemerintah distrik Ningshan mengatakan pada pukul 23.00 waktu setempat, bus Shandong Leasing Limited Longwei yang berisi dua orang sopir, seorang petugas medis, dan 30 pekerja di Kota Mengding sedang menempuh perjalanan pulang ke Provinsi Shandong.

Ketika bus itu melewati distrik Ningshan, Provinsi Shaanxi, petugas medis yang ada di dalam bus membantu seorang pekerja yang merasa kurang enak badan.

Virus Corona Belum Reda Kini Muncul Lagi Hantavirus, Hati-hati dengan Hewan Pengerat Ini

Pekerja itu bernama Tian Moumou. Petugas medis akhirnya menghubungi call center 120 untuk meminta pertolongan.

Tak lama, setelah petugas medis datang untuk memeriksa demam dan indikasi pneumonia dari pasien bernama Moumou, pasien itu akhirnya tewas di Kota Ankang, Provinsi Shaanxi, China.

Petugas medis menemukan, kematian pekerja itu tidak berkaitan dengan virus corona, tetapi virus bernama hantavirus berdasarkan tes nukleus acid, di mana pekerja lainnya juga diminta mengikuti tes yang sama.

Hantavirus, berdasarkan Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (CDC) AS, adalah anggota virus yang penyebarannya diawali oleh hewan pengerat tikus dan dapat menyebabkan beragam penyakit kepada manusia.

Hantavirus bisa menyebabkan hantavirus pulmonary syndrome (HPS), demam berdarah, dan bahkan sindrom ginjal (HFRS).

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved