Virus Corona Masuk Kalbar

PT WHW Bantu Ribuan Alat Penunjang Kesehatan di Ketapang dan Kendawangan

Dev menjelaskan, perseroan juga selalu melakukan pemeriksaan dan pemantauan terhadap tenaga kerja asing dan tenaga kerja lokal.

TRIBUNPONTIANAK/NUR IMAM SATRIA
Community Manager PT WHW Mujiati Saat Menyerahkan Bantuan Secara Simbolis ke Kepala RSUD Dr. Agoesdjam, dr. Herman Basuki berupa 50 set APD dan alat penunjang kesehatan lainnya seperti masker, multi vitamin serta sabun pencuci tangan di RSUD Dr. Agoesdjam Ketapang. 

KETAPANG -  PT Well Harvest Winning (WHW) Alumina Refinery melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bergerak cepat menyalurkan alat penunjang kesehatan yang dibutuhkan masyarakat dan pemerintah daerah khususnya di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

Bantuan CSR di Ketapang diserahkan langsung oleh Community Manager PT WHW Mujiati ke Kepala RSUD Dr. Agoesdjam, dr. Herman Basuki berupa 50 set APD dan alat penunjang kesehatan lainnya seperti masker, multi vitamin serta sabun pencuci tangan di RSUD Dr. Agoesdjam Ketapang pada Senin (23/03/2020).

Menurut Mujiati rumah sakit Agoesdjam merupakan rumah sakit rujukan yang telah disiapkan pemerintah untuk menangani pasien yang terjangkit virus Corona di Ketapang.

Tangkal Penyebaran Covid-19, DAD Kecamatan Kapuas Gelar Ritual Adat Tolak Bala

"Sementara bantuan di Kendawangan diserahkan langsung oleh Corporate Social Responsibility PT WHW Novari Mursita ke Sekretaris Camat Kendawangan Ya'isnajuardi selaku Perwakilan Muspika Kendawangan berupa masker, vitamin, sabun cuci tangan dan juga sosialisasi antisipasi Covid-19 bentuk flyer," kata Mujiati, Rabu (25/03).

Sementara itu, Kabid Pelayanan Medis dan Keperawatan RSUD Agoesdjam dr Feria Kowira mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PT Well Harvest Winning atas bantuan program Corporate Social Responsibility ini yang berupa puluhan set APD, ratusan masker serta ribuan vitamin dan sabun cuci tangan.

"Karena pada saat ini persedian kami sudah minim. Jadi, dengan bantuan ini menjadi kekuatan kami untuk melayani dan  menangani pasien," ujar dr Feria, Rabu (25/03).

Sementara itu, General Manager Site PT WHW, Dev Herinda menambahkan untuk menghadapi berbagai keadaan darurat mengikuti arahan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang mengeluarkan surat edaran dengan menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk tanggap darurat virus Corona dalam penanganan, pengendalian dan penghentian penularan virus tersebut di Kalimantan Barat, maka perseroan telah mengambil kebijakan dan tindakan pengurangan sebagian kegiatan karyawan dengan melakukan perkerjaan dari rumah (work from home).

Kegiatan itu bertujuan untuk menghindari dan antisipasi lebih dini dan menyeluruh bagi seluruh karyawan yang bekerja di site PT WHW di Dusun Sungai Tengar, Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat.

"Sasaran kegiatan tersebut untuk meningkatnya pemahaman dan kesadaran karyawan, serta menjaga keamanan seluruh karyawan PT WHW dari terpapar dan terjangkit virus Corona," kata Dev Herinda, Rabu (25/03/2020).

Lebih lanjut, pada 27 Januari 2020 lalu dikatakan Dev, perseroan juga telah mengumumkan ke publik bahwa tidak mengizinkan tenaga kerja asing PT WHW untuk melakukan perjalanan ke China dan sebaliknya yang berlaku sejak 26 Januari 2020 hingga waktu yang belum ditentukan.

Halaman
12
Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved