Virus Corona Masuk Kalbar

Alat Rapid Test Belum Sampai di Kalbar, Sutarmidji Akan Diprioritaskan Bagi OPD dan PDP Covid-19

Namun ia memasktikan jika Rapid Test sudah ada nanti akan diprioritaskan untuk para PDP dan OPD Covid-19 di Kalbar.

TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menggelar konferensi pers terkait satu warga Pontianak yang positif Corona, di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Minggu (15/3/2020) sore. Menyikapi kasus Corona tersebut, Sutarmidji memutuskan dari tingkat PAUD hingga SMA untuk belajar di rumah masing-masing, serta melarang siswa untuk beraktivitas di luar rumah. 

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji mengatakan sampai saat ini alat untuk rapid test belum ada di Kalbar .

Namun ia memasktikan jika Rapid Test sudah ada nanti akan diprioritaskan untuk para PDP dan OPD Covid-19 di Kalbar.

“Saya harap masyarakat mematuhi himbauan saati. Karena PDP ada peningkatan di Kalbar . Walaupun positifnya ada tiga, tapi masyarakatnya kalau tidak perlu jangan berada dikerumunan dan jangan keluar rumah , cukup dirumah saja,” ujarnya, Rabu (25/3/2020).

Ia mengatakan karena penyebaran virus covid-19 hanya bisa putus melalui hal seperti itu . Selain itu, Pemprov Kalbar juga menyiapkan tempat untuk sterilisasi bagi semua orang.

Angeline Dorong Penyaluran Rapid Test Covid-19 hingga ke Kabupaten Kota

“Jadi disatu sisi untuk mensterilkan orang yang terpapar, satu sisi mengobati yang terpapar. Supaya tidak banyak yang terpapar maka sebagian besar orang kalau tidak penting jangan keluar rumah,”ujarnya.

Ia menegaskan jika masih ada warga Kalbar yang belum menaati imbauan yang diberikan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 maka sebagai Gubernur Kalbar ia akan ambil tindakan yang lebih tegas lagi.

“Saya lihat kerumunan masa tidak ada lagi kecuali di pasar maka dibuat sterilisasi ditempat kerumunan,” pungkasnya.

Sementara Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalbar, Angeline Fremalco berharap agar rapid test nantinya yang bakal disalurkan oleh Pemerintah Pusat dapat didistribusikan kembali oleh Pemprov ke daerah-daerah yang jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) cukup tinggi.

Untuk diketahui, rapid test sendiri merupakan pemeriksaan antibodi (zat yang dibentuk untuk memusnahkan bakteri atau virus) yang berada di dalam darah.

"Kita sudah dapat informasi jika pemerintah pusat akan mendistribusikan rapid test covid-19 ke seluruh Indonesia, kita ingin mengingatkan saja kepada Gubernur, pemerintah Provinsi agar mendistribusikan rapid tes ke Kabupaten Kota," katanya, Rabu (25/03/2020).

 INDONESIA Lakukan Rapid Test Untuk Deteksi Awal Covid-19, Pakar Beberkan Keakuratannya

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved