Corona Masuk Indonesia

WHO Sebut Lockdown Tak Cukup Atasi Virus Corona, Sarankan Eropa Tiru China & Korea Hadapi Covid-19

Ketika pembatasan gerakan dan penguncian atau lockdown itu dicabut, wabah penyakit ini akan melompat kembali.

AFP/PAOLO MIRANDA
WHO Sebut Lockdown Tak Cukup untuk Kalahkan Virus Corona, Sarankan Eropa Tiru China Hingga Korea 

VIRUS Corona yang telah menyebar di lebih dari 190 negara sejak kemunculannya pertama kali di Wuhan, China, membuat banyak negara mengambil langkah penanganan.

Lockdown alias penguncian total jadi satu di antara metode yang dipilih oleh beberapa negara demi menekan sebaran infeksi virus Corona penyebab penyakit Covid-19 itu. 

Namun, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) nyatanya mengingatkan negara-negara yang sedang mengalami wabah virus corona untuk tidak dapat dengan mudah mengunci masyarakat (lockdown) demi mengurangi penyebaran Covid-19.

Menurut WHO, lockdown tak cukup mengalahkan wabah virus corona. 

All Out Perang Lawan Corona, TNI Bentuk 4 Tim Kogasgabpad, Libatkan Kopassus, Marinir dan Paskhas

Pakar emergensi WHO Mike Ryan mengatakan, langkah-langkah kesehatan masyarakat diperlukan untuk menghindari kebangkitan virus di kemudian hari.

"Yang benar-benar perlu kita fokuskan adalah menemukan mereka yang sakit, mereka yang memiliki virus, dan mengisolasi mereka, menemukan kontak mereka dan mengisolasi mereka," kata Mike Ryan dalam sebuah wawancara seperti dikutip Reuters.

Kata Ryan, bahayanya sekarang dengan penguncian adalah jika kita tidak menerapkan langkah-langkah kesehatan masyarakat yang kuat sekarang.

Ketika pembatasan gerakan dan penguncian atau lockdown itu dicabut, wabah penyakit ini akan melompat kembali. 

TEMA ILC Tv One Selasa (24/03), Karni Ilyas Tulis Corona Simalakama Bangsa Kita | Live Stream TvOne

Sebagian besar negara di Eropa dan Amerika Serikat (AS) mengikuti China dan negara-negara Asia lainnya dengan memperkenalkan pembatasan drastis untuk memerangi virus corona.

Sebagian besar pekerja disuruh bekerja dari rumah dan sekolah, bar, pub dan restoran ditutup.

Halaman
12
Editor: Ishak
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved