Liga Italia

Bergamo Kota Mati, Jeritan Hati Bintang Atalanta | Virus Corona COVID-19 Renggut 5.476 Jiwa di Italy

Bukan karena cedera yang saat ini masih membekapnya, akan tetapi karena kondisi Kota Bergamo, Italia, yang semakin memprihatinkan.

Foto: AFP
Seorang pekerja menyemprotkan cairan disinfektan di jalanan kawasan Piazza del Duomo, Kota Folorence, Italia. (Foto: AFP). 

Bergamo Kota Mati, Jeritan Hati Bintang Atalanta | Virus Corona COVID-19 Renggut 5.476 Jiwa di Italy

BERGAMO - Pemain bertahan Atalanta Rafael Toloi kini tengah menjerit.

Bukan karena cedera yang saat ini masih membekapnya, akan tetapi karena kondisi Kota Bergamo, Italia, yang semakin memprihatinkan.

Menurut pemain 29 tahun itu, kehidupan di Bergamo, yang merupakan kota kelahiran klub Atalanta, semakin sulit dari hari ke hari.

Penyebaran virus corona atau COVID-19 tak juga mereda dan korban berjatuhan setiap hari.

Aktivitas warga pun, menurutnya, berhenti total.

Warga tidak bisa melakukan apapun kecuali berdiam diri di rumah.

Dokter Israel Bongkar Fakta Baru Pasien Virus Corona di Italia, 60 Tahun ke Atas Direlakan Meninggal

Bergamo yang biasanya selalu ramai pun kini berubah 360 derajat menjadi bak kota hantu.

"Hidup kami sangat sulit di sini. Banyak sekali kasus virus corona di Lombardia dan Bergamo yang mengakibatkan semua aktivitas terhenti," kata Toloi.

"Atalanta, sebagai sebuah tim, berhenti total. Latihan dibatalkan dan semua pemain sendiri di Zingonia," sambung pemain asal Brasil itu.

Halaman
12
Penulis: Marlen Sitinjak
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved