Breaking News:

Maria Goreti Sebut Akmen Bumi Sebalo, Harapan Besar Bagi Masyarakat Desa di Bengkayang

Akmen-BS sudah dua tahun menempati kampus baru yang terletak di Jl. Raya Singkawang-Bengkayang, Bumi Amas, Kec. Bengkayang

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
IST / Thomas
Suasana saat Anggota DPD RI, Maria Goreti saat menggelar dialog di Kampus Akademi Manajemen Bumi Sebalo . 

PONTIANAK - Suasana Kampus Akademi Manajemen Bumi Sebalo mulai ramai dengan kehadiran para mahasiswa dan mahasiswi.

“Ada dua kelas di sini, pagi dan malam. Kelas malam lebih banyak pesertanya karena kami menampung orang muda yang sebagian besar sudah bekerja atau atau mereka yang kuliah sambil mencari penghidupan dan sekaligus mencari biaya kuliah” ujar Marinus salah satu dosen di Akmen-BS.

Akmen-BS sudah dua tahun menempati kampus baru yang terletak di Jl. Raya Singkawang-Bengkayang, Bumi Amas, Kec. Bengkayang, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat 79214.

Perlu tenaga ekstra untuk menaiki bukit dimana kampus itu berada.

Itu juga yang dialami Maria Goreti dan rombongan saat akan melakukan kegiatan “Dialog Senator” sosialisasi empat pilar denan para mahasiswa dan para dosen. Satu mobil sempat selip karena jalan agak licin.

Dalam acara sosialisasi yang diadakan malam hari itu, Maria Goreti mengajak para mahasiswa untuk terus membumikan nilai-nilai Pancasila dalam civitas akademika di Kampus maupun di lingkungan mereka tinggal.

Lebih lanjut Maria Goreti mendorong orang muda untuk terus menyiapkan diri, membekali diri dengan kecakapan hidup hingga pada waktunya negara ini membutuhkan tenaganya, mereka siap mengambil alih tugas itu dengan penuh tanggung jawab.

“Satu hal besar yang dimiliki oleh orang muda adalah harapan. Harapan akan masa depan yang membentang jauh, harapan bahwa mereka masih punya peluang untuk mengolah diri, mengolah rasa untuk menjadi pemimpin-pemimpin masa depan. Pemimpin yang mampu menginspirasi banyak orang”, ujar Senator Kalimantan Barat itu.

Ide lahirnya Akmen-BS ini muncul setelah ada pemekaran Kabupaten Bengkayang dari Kabupaten Sambas tahun 1999. Pemda Bengkayang dan DPRD waktu itu sangat mendukung berdirinya perguruan tinggi ini untuk menyiapkan pendidikan orang muda di Kabupaten baru itu.

“Saya menyambut baik hadirnya Akmen-BS ini sebagai tempat pendidikan putra-putri Bengkayang khususnya dan daerah lain pada umumnya untuk menampung mereka, menyiapkan keahlian mereka, dan pada akhirnya menjadi tenaga-tenaga yang siap bekerja dimanapun mereka berada. Sesuai dengan visinya: Menjadi Perguruan Tinggi Swasta yang terkemuka dengan menghasilkan sumber daya manusia yang berpotensi dan berkualitas dengan menguasai ilmu manajemen serta memiliki jiwa wirausaha untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya wilayah pedalaman dan perbatasan pada tahun 2022.” Kata Hendrikus Clement, Ketua DPRD Kabupaten Bengkayang pada saat itu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved