Breaking News:

Sosialisasi Budaya Politik Santun di Kapuas Hulu

Sosialisasi dibuka oleh Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, dan dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi

KAPUAS HULU - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat, telah menggelar sosialisasi budaya politik santun di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2020, di Aula BPD Bank Kalbar Cabang Putussibau, Rabu (10/3/2020) pukul 08.00 WIB.

Acara sosialisasi tersebut bertema, "Pengembangan Budaya dan Etika Politik yang Santun, Bersih dan Beretika berdasarkan Pancasila dan undang-undang dasar 1945". Dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkualitas baik dari kalangan akademisi maupun pemerintah itu sendiri.

Sosialisasi dibuka oleh Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir, dan dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalbar A.Caha, Ketua DPRD Kapuas Hulu Kuswandi, Dandim 1206 Putussibau Letkol Inf Basyarudin, Kajari Kapuas Hulu Slamet Riyanto, perwakilan PN Putussibau, dan perwakilan Polres Kapuas Hulu.

Buka Sosialisasi Budaya Politik Santun, Ini Kata Bupati Abang Muhammad Nasir

Ketua Panitia saat memberikan katasambutan dalam acara sosialisasi budaya politik santun di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2020, di Aula BPD Bank Kalbar Cabang Putussibau, Rabu (10/3/2020) pukul 08.00 WIB.
Ketua Panitia saat memberikan katasambutan dalam acara sosialisasi budaya politik santun di Kabupaten Kapuas Hulu tahun 2020, di Aula BPD Bank Kalbar Cabang Putussibau, Rabu (10/3/2020) pukul 08.00 WIB. (Tribunpontianak.co.id/Sahirul Hakim)

Selain itu juga peserta narasumber seperti pelajar dan mahasiswa, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan para tamu undangan lainnya, termasuk hadir Komisioner KPU Kapuas Hulu, perwakilan Kemenag Kapuas Hulu dan lainnya.

Perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalbar A.Caha menyatakan, etika politik santun menjadi hal penting dalam prosesi pemilihan umum. "Pengembangan olitik ditujukan pada pengembangan etika dan moral dalam mewujudkan kehidupan politik yang kondusif, budaya politik merupakan pegangan penataan politik yang diarahkan berdasarkan Pancasila undang," ujarnya.

Caha menjelaskan, Etika terpenting dalam politik, modern dan demokrasi dan etika yang berdasarkan pada pemahaman bahwa manusia itu sederajat, memiliki hak dan kewajiban yang sama sebagai warga negara.

"Sejalan dengan kegiatanhari ini saya mengingatkan selalu menerapkan etika poliitk dengan politik santun, cerdas dan bersih serta menempatkan bangsa dan negara diatas kepentingan kelompok," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved