Breaking News:

Ikuti Festival di Equador, KBRI Quito Jadikan Ajang Promosi Wisata Indonesia

Dari Indonesia hadir delegasi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Adreanus Nae Soi.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Zulkifli
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/ KBRI Quito
Delegasi Indonesia membawakan tarian pada acara Festival Buah dan Bunga ke-69 di Ambato, Ekuador pada 23-24 Februari 2020. 

PONTIANAK -  Kedutaan Besar  Republik Indonesia (KBRI) Quito kembali melakukan promosi dengan ikut berpartisipasi dalam acara Festival Buah dan Bunga dan Festival Folklor ke-69 yang berlangsung dari tanggal 21-25 Februari 2020 di Ambato, Ekuador.

Dari Indonesia hadir delegasi dari Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Adreanus Nae Soi.

Untuk kedua kalinya, Indonesia berpartisipasi secara penuh dalam acara festival tersebut dengan menampilkan kendaraan hias bertemakan Komodo, Sasando dan Danau Kelimutu.

Kendaraan hias ini dibuat dari berbagai macam jenis bunga, buah dan aneka kacang-kacangan yang menarik perhatian ratusan ribu pengunjung yang hadir dalam 2 parade siang dan malam pada tanggal 23-24 Februari 2020.

Erwin Harap Perbaikan Sinyal di Perbatasan Bisa Tingkatkan Promosi Wisata Temajuk

Menurut Dubes RI Quito, Diennaryati Tjokrosuprihatono, keikutsertaan Indonesia ini menjadi kesempatan emas untuk lebih memperkenalkan Indonesia dalam bidang pariwisata, budaya dan perdagangan yang saat ini sudah semakin dikenal oleh masyarakat Ekuador, tidak saja dari Ambato namun juga berbagai daerah lain di Ekuador.

Selain penampilan kendaraan hias yang ciamik, tim Indonesia juga menampilkan sejumlah tarian dan musik Sasando oleh 16 siswi dari Sumba Timur, NTT.

Penampilan tari dan musik ini berlangsung terus menerus dalam parade sepanjang 5 km di jalan-jalan utama Kota Ambato.

Penampilan Indonesia melalui siswi dari Sumba Timur lewat tarian dan musik Sasando khas NTT yang juga didukung oleh Pemerintah NTT dan Dekranasda NTT tersebut mampu menghipnotis ribuan penonton yang menyaksikannya.

Tarian khas NTT yang dibawakan oleh siswi Sumba Timur, antara lain Tari Alor, Tari Rote, Tari Pa’aka, Tari Flobamora, Tari Gemu Fa Mi Re dan tarian tradisional khas NTT lainnya.

Sedangkan untuk penampilan musik Sasando dibawakan oleh Kezia Daniele Nasution, yang juga mendapatkan apresiasi dari masyarakat Ambato karena penampilan dari Indonesia tentu berbeda dari peserta lainnya yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved