Breaking News:

Gelar Diklat Pelaut di Rasau Jaya, Kadishub Odang Harap Peserta Terapkan Ilmu saat di Lapangan

Diklat yang diikuti 96 peserta ini berasal dari empat kecamatan yakni Sungai Raya, Rasau Jaya, Kubu, dan Batu Ampar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUZAMMILUL ABRORI
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo saat membuka secara Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Angkatan VII-X Awak Kapal Kabupaten Kubu Raya, yang diadakan di Terminal KTM Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2020). 

KUBU RAYA - Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, Odang Prasetyo membuka secara Pendidikan dan Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Angkatan VII-X Awak Kapal Kabupaten Kubu Raya, yang diadakan di Terminal KTM Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Selasa (10/3/2020).

Diklat yang diikuti 96 peserta ini berasal dari empat kecamatan yakni Sungai Raya, Rasau Jaya, Kubu, dan Batu Ampar.

Seluruh peserta yang mengikuti diklat pun merupakan awak kapal motor, nakhoda, anak buah kapal, masyarakat, dan mahasiswa.

Diklat yang diadakan selama lima hari inipun atas kerja sama Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya, dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BP2TD) Mempawah, serta Kementerian Perhubungan RI, yang diisi dengan pembekalan materi teori dan praktik lapangan.

Dishub Jalin Kerjasama dengan PTDI STTD, Heriansyah: Untuk Mendukung Pemenuhan Kebutuhan SDM

“Kami berharap para peserta dapat menerapkan sekaligus menularkan ilmu yang diperoleh saat di lapangan,” kata Odang Prasetyo saat membuka kegiatan diklat.

Odang berharap setelah mendapatkan pelatihan, para awak kapal, ABK dan nakhoda kapal dapat mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam berlayar.

Dirinya meminta seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan hingga tuntas.

Sehingga memperoleh ilmu yang bermanfaat saat menekuni profesi sebagai pelaut.

“Hal ini harus disyukuri peserta, karena berkesempatan turut serta dalam pelatihan. Semoga harapan pemerintah agar para motoris dan pelaut dapat memanfaatkan pelatihan ini. Karena lebih diutamakan upaya keselamatan di laut agar aman,” harapnya.

Sama halnya juga bagi nelayan, ia mengatakan setiap nelayan harus tahu pengetahuan tentang navigasi dan sertifikat untuk kecakapan 60 mil, yang dimana kapal sudah dapat mencapai pulau atau daratan.

Dia berharap ilmu dari diklat dapat diterapkan pada setiap aktivitas melaut.

“Kami juga berterima kasih atas keikutsertaan para peserta. Akan ada kesempatan untuk pelaut lainnya yang belum ikut serta di pelatihan mendatang,” katanya. (*)

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved