Breaking News:

Dirikan Xpro Academy, Anggita: Awalnya Sempat Pesimis

karena banyak lembaga serupa tapi beberapa cenderung abai dengan izin. Kami gak mau hal itu terjadi pada lembaga kami juga,

Penulis: Ni Made Gunarsih | Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ Anggita Dahayu
Anggita Dahayu saat mengisi seminar 

PONTIANAK- Sepuluh tahun berkarir sebagai seorang publik speaker membuat Anggita Dahayu akhirnya memutuskan untuk membuka sekolah Publik speaking untuk mahasiswa yang bersiap menuju jenjang bekerja yang di beri nama Xpro Academy.

Sekolah yang ia buka bersama satu diantara sahabatnya yang berprofesi sebagai publik speaker dan dianggap sebagai senior dalam bidang publik speaker ini dimulai sejak 2019 lalu.

Ide awal pembentukan sekolah dimulai pada tahun 2019 saat wanita berusia 28 tahun ini sering menjadi asisten dari bunda Titin (sahabatnya) setelah 10 tahun aktif dalam dunia berbicara.

Serta melihat kegelisahan dari para lulusan baru yang merasa dirinya terperangkap di jurusan yang salah dan bingung ketika akan memulai mencari pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

"Awal diajak buka sekolah sempat pesimis karena merasa belum cukup mampu untuk mendirikan sekolah, apalagi ini berkaitan dengan memberikan motivasi tentang kemampuan dan tujuan apa yang bakal di ambil setelah selesai Kuliah nanti. Keresahan mahasiswa setelah lulus kuliah itu selalu dialami bahkan untuk mereka yang belum lulus dan itu yang sempat saya rasakan walaupun saya langsung dapat tawaran kerja setelah 3 hari lulus kuliah " ungkap Anggita Dahayu.

Tetapi kecintaannya terhadap dunia publik speaker membuatnya berani untuk memulai usaha ini dan memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya yang lama.

" Sebelum buka sekolah emang udah jadi asisten bunda Titin untuk ngisi seminar- seminar,tapi masih Underground bukan dalam bentuk lembaga. Kami mikir kenapa gak buka sekolah aja, jadi tidak hanya bisa memberi ilmu setengah, tapi bisa sampai mendetail" jelas Anggita Dahayu.

Traveling dan Speaking Jadi Ladang Rezeki, Inilah Kisah Perjalanan Hidup Anggita Dahayu

Terbentuknya sekolah publik speaker ini juga terlaksana karena peran serta dari seorang investor yang mempercayai anggi dan bunda Titin serta membantu sepenuhnya dalam menyediakan berbagai sarana prasarana kebutuhan dari sekolah kepribadian dan Publik speaking ini.

Lebih lanjut Anggi mengatakan bahwa tidak mudah membuat lembaga pendidikan seperti yang ia jalani saat ini mengingat banyak sekali lembaga serupa tetapi mengabaikan perizinan.

"Kami juga berdikusi bagaimana agar lembaga ini bisa berdiri dengan benar, karena banyak lembaga serupa tapi beberapa cenderung abai dengan izin. Kami gak mau hal itu terjadi pada lembaga kami juga," imbuhnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved