PT AAC Gandeng Manggala Agni Gelar Pelatihan Pengendalian Karhutla
Seumpamanya ada kebakaran kita bisa turunkan 60 orang, tim inti terdiri dari satpam, tim pendukung terdiri dari karyawan kita
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Jamadin
SANGGAU - PT Agro Abadi Cemerlang (AAC) Kecamatan Meliau berkerjasama dengan Manggala Agni Daerah Operasi Sintang menggelar pelatihan pengendalian Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bagi Satgas Damkar PT AAC.
Kegiatan yang digelar dari Selasa (3/3/2020) hingga Kamis (5/3/2020) itu berlangsung di Komplek PT AAC Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau.
Manajer Agro II PT AAC Meliaki Saragih didampingi Manajer Agro I PT AAC, Muksin Herris menyampaikan, beberapa tim Damkar di PT AAC, diantaranya tim inti, tim pendukung dan tim perbantuan.
"Tim inti terdiri dari dua regu sebanyak 30 orang. Seumpamanya ada kebakaran kita bisa turunkan 60 orang, tim inti terdiri dari satpam, tim pendukung terdiri dari karyawan kita (Level mandor dan pengawas dilapangan), dan tim perbantuan terdiri dari pihak koperasi /masyarakat,"kata Muksin Herris, Kamis (5/3/2020).
Ia menjelaskan rangkaian kegiatan dimulai dari teori, pelatihan fisik kepada peserta kegiatan dan simulasi pemadaman api. Peralatan yang kita miliki saat ini sudah tersedia sesuai dengan standard.
Dikatakanya, pelatihan pertama yang digelar bersama Manggala Agni pada Mei 2017 juga sudah melibatkan tim perbantuan.
• Penyebar Informasi Hoax Virus Corona di Kapuas Hulu Minta Maaf, Kapolres: Jangan Sebar Berita Hoax
"Tapi tahun kemarin kita juga datangkan dari Manggala Agni dua orang untuk sosialisasi KARHUTLA dan dihadiri Muspika,"jelas Muksin Herris.
Dengan adanya pelatihan ini, Saragih berharap jika ada kasus Karhutla di kebun dan di sekitar kebun perusahaan, sudah banyak orang yang terlatih dan paham cara mengendalikan api.
"Karena mengendalikan api tadikan ada teknisnya tersendiri. Bagitu juga dengan Medan dilapangan yang tidak semuanya dengan cepat kita kendalikan. Ada kode dan sandi tersendiri dari Manggala Agni, bagaimana cara menggelar dan menggulung atau menghidupkan dan matikan air dari kejauhan. Semuanya ada sandi dari mereka,"ujar Muksin Herris.
Jadi untuk tahun 2017 lalu, tim kita juga sudah terlatih. Misalnya saat membutuhkan selang supaya cepat sampai ke titik api itukan tidak membutuhkan waktu lama. "Intinya kita harapkan jangan sampai ada kejadian kebakaran perusahaan dan sekitar perusahaan. Dan kerjasama kita dengan masyarakat juga sangat baik,"ujarnya.
Instruktur Manggala Agni Daerah Operasi Sintang, Dony Mahyudierva menyampaikan dalam kegiatan ini ada yang disebut pelatihan dasar. Kita memberikan materi fokus pada
teknik pencegahan, metode-metode sosialisasi ke masyarakat, patroli.
"Dan biasanya kita setiap melakukan kegiatan pelatihan ini diakhiri dengan praktek pemadaman. Kita memberikan pelatihan dari teori sampai praktek, "pungks Muksin Herris.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/karyawan-pt-aac.jpg)