Corona Masuk Indonesia

VIDEO: Kadis Kesehatan Harisson Tegaskan WNA di Ketapang Negatif Virus Corona

Seorang pasien tersebut berasal dari perusahaan Tiongkok yang ada di Ketapang yang dirawat di RS Agusjam Ketapang.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Jamadin

PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson mengatakan bahwa WNA dari China yang dikabarkan terinfeksi virus Corona di Kabupaten Ketapang tidak termasuk orang dalam pengawasan atau pemantauan karena sudah enam bulan kembali ke Kalbar.

Seorang pasien tersebut berasal dari perusahaan Tiongkok yang ada di Ketapang yang dirawat di RS Agusjam Ketapang.

“Pasien ini sebenarnya sudah enam bulan di Ketapang, jadi sebenernya sudah lewat di masa yang kalau kita curigai. Inikan pasien sudah 6 bulan. Lalu keluhan sakitnya demam dan batuk sesak nafas dan ada diare. Sudah sakit selama lima hari dan sekarang di rawat RS Ketapang,” ujarnya saat ditemui awak media, Selasa (4/3/2020).

SMPN 1 Pontianak Sosialisasi Cegah Corona pada Siswa, Ini Yang Disampaikan

Pasien ini tidak masuk dalam kategori pasien dalam pengawasan atau orang dalam pemantauan.

“Jadi pasien bukan yang patut kita curigai sebagai pasien corona, pasien sendiri sudah menunjukkan penyembuhan,” ujar Harrison.

Ia mengatakan bahwa Dokter spesialis sudah jelas mengatakan bahwa tidak ada virus corona . Lalu Dokter spesialisnya juga mengatakan sanggup merawat karena memang bukan pasien Corona .

“Karena memang sudah kembali ke Ketapang enam bulan lalu. Jadi tidak ada kecurigaan, Tapi pasien diminta untuk di kirim ke Pontianak. Jadi nanti di Pontianak dia berobat seperti orang sakit pada umumnya. Jadi tidak dilakukan isolasi hanya berobat biasa saja,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan di RS Ketapang juga bukan corona tapi dia infeksi biasa . Harisson memastikan bahwa pasien tersebut terkena infeksi paru- paru bukan infeksi corona karena melihat perjalanan dari pasien sendiri dan sudah berada enam bulan di Ketapang.

“Semua orang dari China juga sudah tidak bisa masuk Ke Kalbar jadi tidak melakukan kontak dengan orang asing,” pungkas Harrison.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved